Wagub NTB Minta Samsat Layani Diskon PKB dengan Sentuhan Empati

(PorosLombok.com) — Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri meninjau langsung pelayanan Samsat Selong, Lombok Timur, beberapa waktu lalu.

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan implementasi diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) berjalan sesuai aturan dan harapan masyarakat.

“Petugas Samsat harus melayani dengan empati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” tegasnya saat memberikan arahan.

Wagub meminta agar jajaran Samsat tidak hanya fokus pada teknis pelayanan semata. Ia menilai pendekatan humanis sangat penting agar masyarakat merasa dilayani dengan tulus.

“Ini tentang membangun kepercayaan publik, bukan hanya soal angka penerimaan,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, Wagub berdialog dengan penyandang disabilitas yang menerima manfaat diskon pajak 100 persen.

Penerima bantuan menyampaikan rasa syukur karena kebijakan itu meringankan beban hidupnya secara nyata.

“Terima kasih, ini membantu saya bertahan di tengah sulitnya ekonomi,” ujar warga disabilitas tersebut.

Wagub menegaskan, diskon PKB juga menyasar masyarakat miskin, penerima PKH, veteran, dan yayasan sosial.

Ia berharap petugas Samsat dapat menjelaskan manfaat ini secara jelas dan ramah kepada masyarakat.

“Gunakan pendekatan yang menyentuh, agar pesan sampai dan kebijakan tepat sasaran,” katanya.

Kepala UPTB UPPD Samsat Selong, Abdul Azis, menyatakan pihaknya langsung merespons arahan Wagub dengan penguatan pelayanan.

Ia menginstruksikan semua staf memberikan perhatian khusus dan meningkatkan kesiapan secara menyeluruh.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan dihargai saat datang ke kantor Samsat,” ucap Azis.

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Berbagai kanal informasi, termasuk media sosial dan forum desa, digunakan untuk menyebarkan info diskon PKB.

“Program ini harus diketahui semua orang agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” tambahnya.

Abdul Azis menambahkan bahwa Samsat telah menjalin sinergi dengan Pemkab Lombok Timur.

Saat ini, Pemkab telah membentuk Satgas Juru Pungut PBB dan PKB untuk mempercepat penyampaian informasi ke masyarakat.

“Satgas ini diharapkan bisa menjadi penghubung yang aktif antara Samsat dan warga,” tutupnya.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU