Pemda Lombok Timur Siap Gelar HUT ke-80 RI, Akan Dirangkai CFD dan Senam Merah Putih

(PorosLombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tengah bersiap menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan meriah.

Rangkaian acara tidak hanya berpusat pada upacara pengibaran dan penurunan bendera, tetapi juga dipadukan dengan berbagai kegiatan bernuansa nasionalisme.

Ketua Panitia HUT ke-80 RI tingkat Kabupaten Lombok Timur, Drs. H.M. Juanin Taufik, M.AP., menyatakan seluruh persiapan pokok telah dimatangkan. Fokus utama panitia adalah menghadirkan perayaan yang semarak dan penuh makna kebangsaan.

“Momentum 80 ini sesuai dengan tema ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera untuk Indonesia Maju’,” ujar pria yang akrab disapa Kak Ofik, Senin (4/8).

Ia menjelaskan, Pemkab mendapat dorongan dari panitia pusat agar perayaan tahun ini lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu bentuknya adalah penguatan seremoni pengibaran bendera serta penambahan sejumlah kegiatan lomba yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pengibaran kita maksimalkan. Selain itu, kita kemas berbagai lomba seperti pawai alegoris untuk SD, SMP, SMA, hingga tingkat umum,” tuturnya.

Pihaknya juga menyebutkan akan ada lomba gerak jalan indah, atraksi drumband, penampilan gendang beleq, serta lomba taman hias antar ASN. Semua elemen dilibatkan agar perayaan ini menjadi milik bersama, bukan hanya seremoni formalitas.

“Point-nya adalah, di HUT RI ke-80 ini kita harus riang gembira. Hubbul wathan minal iman, mencintai tanah air itu bagian dari iman,” tegas Juanin.

Pemkab telah menyusun jadwal kegiatan yang dimulai sejak 17 hingga 30 Agustus. Seluruh event akan dipusatkan di Kota Selong, terutama di ruas Jalan TGH Zainul Abdul Madjid, yang menjadi kawasan protokol dan strategis.

Ia menambahkan, lokasi itu dipilih karena dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Terutama pelaku UMKM yang akan terdampak langsung dengan ramainya acara.

“Ini peluang bagi pelaku UMKM. Maka kami juga minta jangan hanya sekolah di seputaran Selong yang ikut serta,” jelasnya.

Untuk menjangkau seluruh lapisan wilayah, panitia memundurkan pelaksanaan beberapa lomba utama ke tanggal 18 Agustus. Dengan demikian, 21 kecamatan di Lombok Timur dapat ambil bagian aktif dalam perayaan yang terpusat di ibu kota kabupaten.

Yang tak kalah menarik, upacara 17 Agustus bertepatan dengan hari Minggu dan akan digabungkan dengan Car Free Day (CFD). Masyarakat diharapkan dapat hadir dan berpartisipasi secara aktif.

“Car Free Day akan kita mulai dengan Senam Merah Putih. Kita dorong para pedagang kaki lima menghias gerobaknya dengan warna merah putih,” ungkap Kak Ofik.

Sementara itu, untuk pasukan pengibar bendera, panitia telah memastikan personel Paskibraka lengkap. Formasi akan dibagi ke dalam pasukan 8, pasukan 17, dan pasukan 45.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU