(PorosLombok.com) – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Pertanian memastikan seluruh hasil produksi tembakau masa panen tahun 2025 akan terserap seluruhnya oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak gudang, dan terbangun komitmen kesepakatan untuk mengakomodir seluruh produksi tembakau para petani.
“Kami pastikan, semua produksi tembakau petani kita akan diserap oleh perusahaan,” kata Lalu Fathul Kasturi, Rabu (13/8).
Saat ini, kata dia, pihak perusahaan belum membuka pembelian sehingga berdampak terhadap rendahnya harga tembakau di lapangan.
Karena itu pihaknya mengingatkan agar para petani tidak tergesa-gesa dalam menjual hasil panen tembakaunya. Sebaliknya, petani diminta bersabar sampai gudang mulai membuka pembelian, agar mendapatkan harga yang ideal.
“Saat ini gudang belum buka. Maka wajar harga masih rendah. Tunggu sampai gudang buka,” kata dia mengingatkan.
Kendati demikian Lalu Kasturi tidak mau berspekulasi, berapa harga yang akan ditetapkan oleh perusahaan. Kalo soal harga, imbuh dia, adalah menjadi hak dan kewenangan perusahaan.
Bahkan, antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain bisa saja menerapkan harga yang berbeda. Setiap perusahaan memiliki kebijakan sendiri dalam menetapkan harga.
“Kalo soal harga, itu menjadi rahasia perusahaan. Kita tidak tau dan tidak bisa menduga-duga,” tukasnya.
Namun pihaknya berharap harga yang akan ditetapkan nantinya dapat menguntungkan petani. Saat yang sama Dinas Pertanian sudah mengambil langkah antisipasi dengan mengusulkan para petani untuk mendapatkan asuransi.
(Anas/PorosLombok)














