(PorosLombok.com) – Desa Puncak Jeringo untuk pertama kalinya menggelar serangkaian lomba rakyat dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan menjadi tonggak awal tradisi baru di desa yang terletak di wilayah Lombok Timur tersebut.
Penjabat Kepala Desa Puncak Jeringo, H. Lalu Aolanul Hadi, mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan perdana ini. Menurutnya, partisipasi warga sangat luar biasa sehingga suasana desa menjadi lebih hidup dan penuh semangat kebersamaan.
“Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap pelaksanaan lomba ini, apalagi ini pertama kali diadakan di desa kita,” ujar Hadi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya agar semangat persatuan dan rasa kebersamaan di antara warga tetap terjaga sekaligus menjadi agenda rutin perayaan kemerdekaan di Puncak Jeringo.
Ketua Panitia yang juga Ketua Karang Taruna Desa Puncak Jeringo, Ahmad Hulaemi, menyampaikan apresiasi khusus kepada mahasiswa KKN ITKA. Baginya, kehadiran para mahasiswa tersebut menjadi faktor pendorong utama terselenggaranya lomba perdana ini.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN ITKA menjadi pendorong utama terlaksananya kegiatan perdana ini,” ujar Ahmad.
Menurut Ahmad, dukungan penuh dari Pemerintah Desa Puncak Jeringo juga sangat membantu kelancaran acara. Dengan sinergi antara pemerintah desa, karang taruna, dan mahasiswa, seluruh rangkaian lomba bisa berjalan tanpa hambatan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi tahunan yang dapat mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, semangat gotong royong yang muncul sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah modal utama membangun desa yang maju.
Pembukaan lomba berlangsung meriah dan dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN ITKA, serta warga dari berbagai dusun.
Wajah sumringah peserta dan penonton menandai dimulainya babak baru perayaan kemerdekaan di Desa Puncak Jeringo.
(redaksi/PorosLombok)

















