Lombok Tengah, PorosLombok – Persatuan Wartawan Indonesia Nusa Tenggara Barat bergerak taktis guna meringankan beban masyarakat pascabencana.
Melalui kolaborasi bersama MIM Foundation, organisasi profesi jurnalis ini menyalurkan bantuan logistik untuk warga di wilayah Praya Barat Daya.
Aksi kemanusiaan yang berlangsung pada Jumat (30/1/2026) tersebut menyasar pemukiman penduduk yang terendam luapan air.
Selain menyediakan bahan pangan, tim gabungan juga memberikan puluhan perlengkapan kaki agar warga dapat kembali beraktivitas dengan nyaman setelah musibah mereda.
Selanjutnya, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin menegaskan bahwa agenda ini merupakan rangkaian penting peringatan Hari Pers Nasional 2026. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa insan media wajib membawa solusi nyata saat krisis sosial terjadi.
”Kami bergerak menggunakan basis data resmi agar penyaluran tepat sasaran. Fokus utama adalah meringankan beban masyarakat, khususnya kebutuhan pokok dan alas kaki yang sangat diperlukan setelah banjir surut,” tegas Ikliluddin di lokasi.
Di sisi lain, Direktur MIM Foundation, Muhammad Romi Saefuddin mengapresiasi sinergi bersama para kuli tinta tersebut. Ia menjelaskan bahwa seluruh bantuan berasal dari para donatur yang mempercayakan amanahnya kepada lembaga filantropi.
”Ini langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara MIM Foundation dan PWI NTB dalam misi kemanusiaan. Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu warga melalui berbagai program sosial,” ujar Romi.
Sementara itu, Kepala Desa Kabul, Sahurim menyambut hangat kehadiran rombongan yang meninjau langsung kondisi di lapangan. Meskipun akses jalan sempat terputus dan melumpuhkan ekonomi desa, namun ia bersyukur atas kepedulian para jurnalis.
”Kami berterima kasih atas kepedulian PWI dan MIM Foundation. Bantuan logistik ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang berupaya bangkit kembali,” pungkas Sahurim.















