KORPRI Lombok Timur Bagikan Bingkisan, Ini Kriteria Honorer yang Mendapatkannya!

KORPRI Lombok Timur mendistribusikan bingkisan Idulfitri 1447 H bagi tenaga honorer non-database sebagai bentuk perhatian pemda terhadap kesejahteraan pegawai yang belum masuk sistem BKN.

PorosLombok.com — Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lombok Timur mendistribusikan ratusan paket bingkisan Idulfitri 1447 Hijriah bagi tenaga honorer kategori non-database. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Pendopo Bupati pada Sabtu (14/3/2026).

​Ketua KORPRI Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menegaskan bahwa aksi sosial tersebut merupakan instruksi langsung Bupati selaku Dewan Pembina organisasi. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah bagi seluruh elemen pelayan publik.

​“Saudara-saudara atau adek-adek ini disayang sama pak bupati,” ujarnya.

​Juaini Taofik yang juga menjabat Sekda menjelaskan bahwa pemerintah daerah ingin menjamin kesejahteraan pegawai tanpa terkecuali. Dirinya memastikan kebijakan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) telah tuntas melalui payung hukum Peraturan Bupati.

​Implementasi regulasi tersebut wajib berjalan serentak pada tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyasar PNS maupun PPPK. Pemda menekankan kedisiplinan anggaran agar tidak muncul kasus keterlambatan pembayaran hak keuangan para abdi negara.

​“Kami memastikan Perbup mengenai THR telah ditindaklanjuti dan diimplementasikan dengan baik oleh seluruh pengguna anggaran,” katanya.

​Aspek emosional menjadi landasan pemberian bingkisan ini mengingat tenaga honorer non-database secara aturan belum berhak menerima THR formal. KORPRI mengambil peran strategis mencari solusi alternatif guna menyentuh lapisan pegawai yang belum masuk sistem BKN.

​Ratusan tenaga kontrak dari berbagai instansi tampak memadati lokasi acara untuk menerima apresiasi atas dedikasi mereka selama ini. Kehadiran para pimpinan OPD menunjukkan soliditas birokrasi dalam menjaga stabilitas sosial di internal pemerintahan daerah.

​“Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tetap mencari jalan melalui KORPRI untuk memberikan perhatian nyata,” jelasnya.

​Juaini mengimbau seluruh personel honorer agar tetap mempertahankan produktivitas kerja meski status kepegawaian mereka masih berproses. Pemerintah saat ini tengah melakukan analisis beban kerja guna memetakan masa depan karier para tenaga non-ASN tersebut.

​Harapan besar digantungkan pada kebijakan pusat yang berpihak kepada kesejahteraan tenaga pendukung birokrasi di masa mendatang. Penyerahan simbolis paket lebaran ini sekaligus menutup rangkaian kegiatan pembinaan mental pegawai menjelang cuti bersama hari raya.

​“Pertahankan kinerja karena pemerintah terus melakukan analisis jabatan dengan harapan ada kebijakan berpihak bagi kalian,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU