Bupati LAZ Promosikan Budaya Lombok Barat ke Mahasiswa Internasional

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini terima 250 mahasiswa KKN Internasional. Para peserta diajak hadiri Lebaran Topat di Senggigi guna promosikan kekayaan budaya lokal.

PorosLombok.com – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyambut hangat kedatangan 250 peserta program Inbound Mobility Internasional yang melibatkan lima perguruan tinggi lintas negara. Agenda besar ini berlangsung secara serentak di 15 desa.

​Para mahasiswa dari Universitas Bima Internasional SAITO, University Malaysia, hingga UNIZAR akan menjalani pengabdian masyarakat selama empat minggu penuh. Kegiatan strategis ini bertujuan memperkuat sinergi pendidikan global di tingkat pedesaan.

​”Ini merupakan kebanggaan bagi kami karena mahasiswa luar negeri datang langsung melihat potensi desa di Lombok Barat,” kata Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Jumat (27/03/2026).

​Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa kehadiran kaum intelektual muda ini menjadi momentum emas untuk memperkenalkan kearifan lokal ke kancah global. Ia meminta seluruh elemen masyarakat menjadi tuan rumah yang ramah bagi para tamu mancanegara.

​”Siapa pun yang datang ke daerah ini harus kita sambut dengan baik, apalagi mereka membawa misi edukasi,” ujarnya.

​Program KKN internasional ini tidak hanya menyasar sektor kesehatan dan pendidikan tradisional, tetapi merambah ke penguatan aspek hukum serta pelestarian lingkungan. Mahasiswa ditantang memberikan solusi konkret bagi permasalahan di tingkat tapak.

​”Mahasiswa dari kampus SAITO akan turut berbagi pengalaman berharga terkait percepatan pembangunan desa yang inovatif,” jelasnya.

​Sektor pengembangan UMKM dan pariwisata juga menjadi fokus utama dalam pertukaran ilmu pengetahuan selama satu bulan ke depan. Peserta diharapkan mampu membedah keunggulan kompetitif setiap desa untuk dipromosikan ke jaringan internasional mereka.

​”Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi peserta yang belum pernah melihat langsung kehidupan desa,” katanya.

​Pemerintah Kabupaten Lombok Barat secara khusus menyiapkan undangan bagi para mahasiswa untuk menghadiri perayaan tradisi Lebaran Topat di kawasan wisata Senggigi. Agenda ini bertujuan memperkuat branding budaya lokal di mata dunia.

​”Kami ingin mereka mengenal langsung kekayaan budaya kita dan membagikan pengalaman tersebut saat kembali ke negara asal,” terangnya.

​Optimalisasi promosi wisata melalui jalur akademik ini dinilai lebih efektif dalam membangun citra positif daerah secara berkelanjutan. Langkah nyata tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendongkrak angka kunjungan pelancong asing.

​”Masyarakat harus menunjukkan jati diri sebagai bangsa yang santun agar kesan positif ini membekas di hati para mahasiswa,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU