close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.7 C
Jakarta
Rabu, Januari 21, 2026

4 Hal Yang Harus Kita Perbanyak di Bulan Rajab

PorosLombok.com | Bulan Rajab adalah bulan Istimewa, karena didalamnya ada beberapa keistimewaan dan keutamaan, salah satu diantaranya adalah, banyaknya pahala jika kaum muslimin melakukan puasa di bulan tersebut.

Beberapa riwayat menerangkan tentang pentingnya puasa di bulan ketujuh kalender Hijriyah ini, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Sesungguhnya zaman berputar seperti keadaan hari, Allah menciptakan langit dan bumi satu tahun adalah 12 bulan. Diantara 12 bulan itu ada empat bulan Mulia, tiga bulan berturut-turut zulqaidah, Zulhijjah dan Muharram dan bulan Rajab yang berada diantara Jumadil Akhir dan Sya’ban.

Rajab bisa diartikan dengan terhormat, asal katanya adalah tarjim, ada pula yang mengartikan Rajab sebagai bulan pencurahan, dimana dalam bulan ini, Allah subhanahuwata’ala mencurahkan rahmatnya kepada orang yang mau bertaubat pada bulan tersebut.

Rajab disebut sebagai nama sungai di surga, airnya lebih putih dari susu dan rasanya manis, barang siapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab maka ia dapat minum di sungai itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Pada malam Mi’raj Saya melihat sebuah Sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu, dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya kepada Jibril wahai Jibril Untuk siapakah sungai ini? Jibril menjawab ya Muhammad sungai ini adalah sungai untuk orang yang membaca shalawat kepada mu bulan Rajab.

Ada juga beberapa keterangan yang menyebutkan tentang keutamaan bulan Rajab salah satu riwayat secara Mursal Abdul Fatah dari al-hasan, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Rajab itu adalah bulannya Allah , Sya’ban itu Bulanku dan Romadhon Itu bulannya umatku”.

Berikut ini adalah keutamaan dan keistimewaan pada bulan Rajab
yang pertama, bulan Rajab adalah bulan haram, atau bulan yang diistimewakan.

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan yang diharamkan, dengan kata lain bulan Rajab merupakan bulan yang istimewa dan berbeda dari bulan-bulan yang lainnya,

Ulama terdahulu alkodiq abu yaqla menguraikan bahwa, dinamakan bulan haram, karena bulan tersebut memiliki keistimewaan, dan diharamkan berbagai pembunuhan, orang-orang jahiliyah pun meyakini demikian, serta pada bulan tersebut dilarang untuk melakukan perbuatan haram karena kemuliaan bulan tersebut,

Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berfirman “sesungguhnya bilangan bulan disisi Allah itu ada 12 bulan, seluruhnya dalam ketetapan Allah, yang di hari dia menciptakan langit dan bumi, diantara 12 bulan itu terdapat empat bulan haram atau yang diistimewakan, itulah ketetapan agama yang lurus maka janganlah kamu menzolimi dirimu dalam bulan yang empat itu (QS at-taubah ayat 36).

Sehingga arti dari bulan haram disini adalah haram untuk saling menyakiti dan saling menumpahkan darah, kecuali memang jika pihak dari musuh yang pertama kali melakukannya, maka kita diperbolehkan untuk membalasnya, Selain itu bulan tersebut juga harus bersih dari perbuatan dosa, karena dosa saat itu jauh lebih besar dari bulan-bulan yang lain.

Dari kutipan Ibnu Abbas, Ibnu Katsir menulis “sesungguhnya mengerjakan perbuatan zholim di bulan-bulan haram, maka dosa dan sangsinya jauh lebih besar, dibandingkan melakukan perbuatan zholim di bulan-bulan yang lain”

Kedua bulan yang dekat dengan romadhan,

Sungguh apabila kita telah mencapai bulan Rajab maka alangkah dekatnya dengan bulan Ramadhan, keduanya hanya terpisah oleh satu bulan saja yaitu bulan Sya’ban para ulama yang Warok juga banyak mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan semenjak bulan Rajab.

hal ini telah diabadikan dalam doa ketika masuk bulan Rajab yang sudah banyak kita ketahui yang artinya “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta berkahi dan Sampaikanlah kami ke dalam bulan Ramadan (hadis riwayat Ahmad)

itulah doa yang senantiasa diucapkan oleh banyak ulama, sebagai cara untuk mendapatkan keberkahan atas tiga bulan yang berturut-turut tersebut, dengan doa itu pula menjadi pengharapan, agar bulan Romadhon bisa kita raih dengan penuh kesempurnaan Taqwa.

lalu yang ketiga bulan Rajab adalah bulannya Isra Mi’raj.

Bulan Rajab selalu teringat oleh manusia dikarenakan didalamnya terdapat peristiwa yang sangat dahsyat, sebuah peristiwa dimana hanya Abu Bakar as-siddiq saja yang langsung pada saat itu mempercayainya yaitu, peristiwa Isra Mi’raj yang menjadi jembatan perintah salat secara langsung dari Allah kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Jika perintah lainnya hanya melalui Malaikat Jibril, maka perintah salat langsung Allah tunjukkan kepada Rasulullah, sebagai bukti bahwa sholat merupakan ibadah yang istimewa dan lebih diutamakan,

Kemudian yang ke empat bulan Rajab sebagai bulan taubat.

Bulan Rajab ini merupakan bulan yang tepat untuk bertaubat kepada Allah dan memperbanyak istighfar , Allah membuka luas ampunannya Bagi siapapun yang memohon ampun dengan tulus.

Oleh karena itu Perbanyaklah bertobat dengan beristighfar, salah satu istiqfar yang dianjurkan adalah “sayyidul istighfar” atau rajanya istighfar, beristighfar membuka ampunan Allah di memudahkan jalannya rezeki, dan dihapuskan dari kesulitan, dianjurkan pula memperbanyak bacaan tasbih,Tahmid, bersholawat serta bersedekah.

bukan berarti di bulan lain tidak perlu, tapi di bulan ini harus lebih ditingkatkan, sahabat beriman yang murah mati Allah, sudah sepatutnya kita lebih mengintrospeksi diri dibulan Rajab ini untuk lebih memperbaiki amalan yang kita lakukan agar tidak asal mengerjakan saja melainkan menjadi Pondasi yang kuat untuk melakukan amal baik yang lainnya wallahualam bishowab, semoga bermanfaat untuk kita semua.

(Arul/ PorosLombok.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

IKLAN
TERPOPULER