close
27.2 C
Jakarta
Rabu, Februari 11, 2026

Dinsos NTB Salurkan Bantuan Banjir Mataram Hampir Rp 350 Juta

(PorosLombok.com) – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTB menyalurkan bantuan hampir Rp 350 juta untuk warga terdampak banjir di Kota Mataram.

Bantuan diberikan sejak awal bencana pada 6 Juli 2025 dan masih terus disalurkan hingga saat ini.

Kepala Dinsos NTB, Nining Triningsih, mengatakan bantuan berasal dari pemerintah provinsi dan Kementerian Sosial RI. Nilainya tercatat mencapai Rp 340.723.900.

“Bantuan terus kami salurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Dapur umum, distribusi makanan, serta tenda darurat menjadi prioritas dalam masa tanggap darurat ini,” ujar Nining, Jumat (11/7).

Dinsos NTB mencatat, selama 6 hingga 9 Juli 2025, total bantuan yang digelontorkan dari APBD NTB mencapai Rp 237.482.550. Sementara bantuan logistik dari Kemensos RI pada 8–9 Juli senilai Rp 103.241.350.

Bantuan tersebut berupa selimut, makanan siap saji, makanan anak, peralatan dapur, perlengkapan anak, kasur, dan sandang dewasa. Dinsos juga mendirikan dapur umum, menyediakan toilet sementara dan sarana air bersih.

Dapur umum didirikan di dua titik, yaitu Kota Mataram dan PPSLU Mandalika. Ribuan nasi bungkus dibagikan kepada warga selama tiga hari terakhir.

Di Kota Mataram, 1.500 bungkus dibagikan pada hari pertama, lalu 2.016 bungkus pada hari kedua dan ketiga. Di PPSLU Mandalika, jumlahnya 910 bungkus pada hari pertama, 2.750 pada hari kedua, dan 2.150 bungkus pada hari ketiga.

Banjir yang terjadi pada Minggu (6/7) dipicu hujan deras yang mengguyur Kota Mataram dan sekitarnya selama beberapa jam. Debit air sungai meningkat dan meluap ke pemukiman warga.

Wilayah terdampak meliputi Sandubaya, Cakranegara, Kekalik, Bertais, Swete, Pagutan Permai, Majeluk, dan Gomong.

Data dari BPBD NTB per 7 Juli 2025 mencatat jumlah warga terdampak mencapai 7.714 kepala keluarga atau 28.333 jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, 15 orang luka-luka, sementara korban hilang masih dalam pendataan. Sebanyak 520 jiwa dilaporkan mengungsi.

Dinsos NTB memastikan pelayanan dan distribusi bantuan tetap berjalan. Nining menyebut, pihaknya bekerja sama dengan BPBD, TNI, Polri, relawan, dan aparat kecamatan untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan merata.

“Semua bergerak. Kami pastikan warga terdampak tetap terpenuhi kebutuhannya sampai situasi benar-benar pulih,” tegasnya.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

TERPOPULER

PILIHAN EDITOR