Nasional, PorosLombok.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin serius dalam menggarap kedaulatan pangan, sebuah program strategis yang mendapat sorotan khusus dari Pemerintah Pusat.
Gubernur NTB terpilih, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal (LMI), telah mengungkapkan rencananya untuk mempercepat pengembangan sektor pertanian NTB, yang dibahas dalam pertemuan eksklusif bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada Jumat (10/05) di Jakarta
“Ketahanan pangan menjadi prioritas utama dalam visi misi kami, dan saya berkomitmen untuk mewujudkan NTB sebagai provinsi mandiri pangan,” ujar Gubernur Iqbal dengan tegas.
Usai dilantik, Gubernur Iqbal langsung melaksanakan langkah konkret dengan melakukan pertemuan pertama bersama Menteri Pertanian. Dalam pertemuan tersebut, Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB terpilih, Hj. Indah Dhamayanti Putri, sepakat bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama pembangunan NTB ke depan.
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki ini menjelaskan, Pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan adalah sektor yang harus dikembangkan secara terintegrasi.
“Fokus utama saya adalah untuk menciptakan ekosistem industri berbasis pertanian yang berkelanjutan.”jelas
Dalam pembahasan tersebut, pengembangan irigasi juga menjadi topik utama. Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian adalah pembangunan Bendungan Meninting yang akan mendukung ketahanan air untuk sektor pertanian di NTB.
Tak hanya itu, Gubernur Iqbal juga memaparkan rencana ambisius untuk mendukung pengembangan komoditas pertanian unggulan NTB, serta pengembangan peternakan sapi skala besar yang akan menjadi salah satu program unggulan daerah.
Penting untuk dicatat, pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat eselon 1 dan 2 di Kementerian Pertanian, menandakan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan sektor pertanian di NTB.
Gubernur Iqbal optimis bahwa program pengembangan sektor pertanian terintegrasi ini akan memperkuat ketahanan pangan di NTB.
“Setelah pelantikan resmi, kami akan mengadakan Rakorsus dengan seluruh bupati/walikota untuk mempercepat implementasi program ini,” tambahnya.
Sebagai bagian dari visi besar Iqbal-Dinda selama kampanye, pengembangan sektor pertanian terintegrasi menjadi salah satu fokus utama yang diyakini akan membawa NTB menjadi salah satu provinsi dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia.
(*)
















