(PorosLombok.com) – Nusa Tenggara Barat (NTB) tampil gemilang di ajang Indonesia Off-road Federation (IOF) pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di Sirkuit Giri Tembesi, Gerung, Lombok Barat, 26–27 Juli 2025.
Tuan rumah berhasil membawa pulang dua medali emas dari kompetisi off-road paling bergengsi ini.
Salah satu emas dipersembahkan oleh Lalu Herman Mahaputra atau dr Jack, yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen 3 Olahraga IOF Pusat.
Dr Jack keluar sebagai juara umum di kelas Upper +4000 CC setelah tampil dominan dengan kendaraan bermesin 8000 CC di kelas Free For All (FFA)—kelas terbuka yang dikenal paling bergengsi di ajang ini.
Posisi kedua diraih oleh kontingen Sulawesi Tengah, disusul Kalimantan Tengah di peringkat ketiga.
NTB juga kembali menunjukkan kekuatannya di kelas under 2.500 CC. Di kelas ini, NTB menyabet juara pertama, diikuti oleh Pati, Jawa Tengah, di posisi kedua.
Menariknya, NTB kembali naik podium untuk meraih juara ketiga, sekaligus menegaskan dominasinya di lintasan.
“Alhamdulillah, target kita untuk medali telah tercapai. Yang jelas kita di IOF sumbangkan dua emas untuk NTB,” ujar dr Jack usai perlombaan.
Ia menilai, Sirkuit Giri Tembesi layak disebut sebagai sirkuit nasional karena mampu memberikan tantangan yang seru dan memacu adrenalin para peserta.
“Tantangannya menarik. Sirkuit ini sudah kelas nasional, sehingga pegiat (peserta) tertantang,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama RSUD Provinsi NTB itu.
Para peserta, lanjut dr Jack, merasa sangat nyaman dengan sirkuit ini. Selain trek yang menantang, lokasinya yang strategis serta sambutan hangat dari masyarakat membuat atmosfer lomba terasa hidup.
“Peserta merasa sangat nyaman. Selain itu, lokasinya tidak jauh dari kota dan masyarakat setempat sangat mendukung,” katanya.
Dukungan penonton pun tak kalah luar biasa. Sejak awal perlombaan, masyarakat terus berdatangan menyaksikan aksi para off-roader.
“Antusias masyarakat luar biasa. Antusias yang sangat tinggi,” ujarnya.
Sebagai catatan, IOF merupakan salah satu Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan KORMI. Dengan rampungnya seluruh perlombaan, maka rangkaian kegiatan Inorga IOF di FORNAS VIII NTB resmi ditutup hari ini.
(*/PorosLombok)














