Verifikasi Diperketat ! Diskop Lotim Tak Mau Bantuan Jatuh ke Tangan UMKM Siluman

(PorosLombok.com) – Dinas Koperasi Lombok Timur memperketat proses verifikasi penerima bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Langkah ini diambil guna memastikan agar total dana hibah sebesar Rp20 miliar tidak jatuh ke tangan pelaku usaha fiktif atau yang disebut “UMKM siluman”.

Kepala Dinas Koperasi Lotim, Muhammad Safwan, menegaskan bahwa verifikasi dilakukan dengan sangat cermat dan menyeluruh.

“Proses verifikasi sangat detail dilakukan untuk mengantisipasi UMKM siluman. Jangan sampai ada yang mengajukan bantuan, tapi tidak punya usaha. Karena itu, kami dan tim turun langsung ke lapangan,” kata Safwan, Rabu (16/7).

Ia menjelaskan, verifikasi dilakukan secara bertahap di 21 kecamatan se-Lombok Timur. Proses ini memerlukan waktu panjang karena melibatkan evaluasi di berbagai tahapan.

“Setelah verifikasi, kita akan evaluasi, kemudian dirumuskan, lalu ditetapkan penerimanya. Pada saat penetapan pun kami akan kembali turun untuk mengecek ulang di lapangan,” ujarnya.

Menurut Safwan, seluruh tahapan diproyeksikan rampung paling lambat pada bulan September. Namun, pihaknya berupaya agar proses bisa diselesaikan lebih cepat.

“Mudah-mudahan verifikasi selesai secepatnya, lalu dilanjutkan dengan perumusan dan penetapan. Setelah itu baru kita panggil dan kumpulkan para calon penerima,” jelasnya.

Ia menyebutkan, target penyelesaian verifikasi difokuskan pada minggu pertama Agustus. Hal ini mengingat satu kecamatan saja bisa membutuhkan waktu beberapa hari untuk diverifikasi secara menyeluruh.

“Satu kecamatan saja bisa memakan waktu berhari-hari,” tutup Safwan.

(arul/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU