close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Tingkatkan Tali Silaturrahmi, Pemdes Loyok Adakan Acara Halal Bihalal

Lombok Timur, PorosLombok.com | Pemerintah desa Loyok kecamatan Sikur...

Gandeng Disdukcapil, RSUD Selong Launching Program Pepadu Sakti

Lombok Timur, PorosLombok - Penjabat Bupati Lombok Timur H....

Belum Juga Diberikan SK, Sejumlah ASN Pemprov NTB Bingung Mau Ngantor Dimana

Mataram, PorosLombok.com | Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov...

Pencuri HP di Praya Timur Diringkus Polisi

LOTENG, POROSLOMBOK -Anggota Polsek Praya Timur Polres Lombok Tengah Polda NTB berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menimpa salah seorang pedagang warung di Desa Beleka. Pelaku inisial JL (20) warga Desa setempat kini harus mendekam di dalam penjara.

Kapolsek Praya Timur, Iptu Dami mengatakan, peristiwa yang menimpa korban bernama Suriani itu berawal saat dibangunkan oleh terduga pelaku sekitar pukul 04.00 wita untuk beli pulsa pada tanggal 8 Maret. Setelah selesai melayani terduga pelaku, korban kembali tidur dan pada pagi hari korban melihat jendela rumahnya dalam keadaan terbuka.

Baca Juga :  Apes, Belum Sempat Nikmati Hasil, Dua Pencuri HP Asal Keruak Diciduk Polisi

“Saat dicek hp dan uang hasil jualan Rp 1,4 juta hilang,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (16/3).

Pasca kejadian pihaknya yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku dan menyita barang bukti berupa Hp yang diduga milik korban.

“Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya,” katanya.

Dikatakan, pada saat dilakukan penangkapan di rumah pelaku, sejumlah warga mulai berkumpul untuk menghakimi pelaku. Namun, pihaknya berhasil menenangkan warga dan berhasil mengevakuasi pelaku ke Polsek Praya Timur guna proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Lapak Gratis Pelaku UMKM Lombok di Gelaran MotoGP 2022

“Saat ditangkap, pelaku nyaris dihakimi warga,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (*)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru