Lotim Siap Turunkan 3 Regu Nakes dan Ambulans Kawal Fornas VIII NTB

(PorosLombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyatakan kesiapannya mengawal suksesnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 Juli 2025 mendatang.

Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab Lotim menyiapkan tiga regu tenaga kesehatan (nakes) lengkap dengan armada ambulans. Mereka akan dikerahkan untuk memberikan layanan medis bagi para atlet dan panitia selama pelaksanaan event nasional tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Lotim, Lalu Aries Fahrurrozi mengatakan, ketiga regu yang disiapkan berasal dari berbagai unsur.

Masing-masing terdiri dari tim Provise Coment Center (PCC), tim medis Dinas Kesehatan Lotim, dan unit gawat darurat PSC 119 yang didukung ambulans PMI.

“Tim medis di Lotim siap mensupport penuh. Kami akan standby di lokasi selama pelaksanaan Fornas,” ujar Aries, Jumat (25/7).

Kabupaten Lombok Timur menjadi tuan rumah salah satu venue dalam Fornas VIII, yakni cabang olahraga lari trail yang akan dipusatkan di kawasan Sembalun.

Aries menjelaskan, awalnya panitia provinsi meminta Lotim menyiapkan dua regu medis. Namun, berdasarkan hasil rapat koordinasi, Wakil Bupati Lotim meminta jumlah tim ditambah guna memastikan pelayanan kesehatan lebih optimal.

“Jadi kami siapkan tiga regu. Selain itu, Puskesmas Sembalun kami siagakan untuk back-up cepat jika ada kondisi darurat,” katanya.

Tidak hanya di lapangan, Pemkab Lotim juga menyiapkan RSUD dr. Raden Soedjono Selong sebagai rumah sakit rujukan utama. Tim Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan disiagakan penuh selama 24 jam pada hari pelaksanaan.

“Jika nanti ada atlet yang mengalami cedera berat, langsung kami rujuk ke RSUD Selong. IGD akan siaga penuh sejak pagi hingga malam,” tegasnya.

Dinas Kesehatan Lotim juga telah menyusun medical plan bersama RSUD Provinsi NTB dan Dinas Kesehatan Provinsi. Rencana ini akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pelayanan medis selama Fornas berlangsung.

Sebelum hari pelaksanaan, tim juga akan melakukan survei jalur dan lokasi lomba untuk memastikan akses evakuasi dan respons cepat tersedia jika terjadi insiden di arena lari trail.

“Semua langkah antisipatif sudah kami susun. Intinya, kami dari tim kesehatan siap mendukung dan menyukseskan Fornas VIII NTB 2025 yang akan digelar pada 26 Juli nanti,” pungkas Aries.

(arul/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU