LOTIM – Pengerajin Mebel Rumahan Dusun Lendangre Desa Paokmotong Kacamatan Masbagik keluhkan sepinya pembeli sehingga usahanya menjadi lesu hal ini akibat Pendemi Covid -19 bahkan untuk memenuhi gaji Karyawanpun sudah tidak bisa.
Hal tersebut diungkapkan Abdul Muis salah salah satu perajin mebel kepada Poroslombok (02/09)

Dikatakannya sebelum Pandemi selalu ada penjualan minimal lima sampai enam buah bahkan lebih perbulannya namun saat ini tidak satupun yang laku namun kadang – kadang laku satu itupun tidak tentu.
“Makanya saat ini kami juga bingung untuk menyetor cicilan kredit Bank karna kami harus pinjam uang di Bank dulu kemarin buat modal usaha” ucapnya
Saat ini karyawan yang tersisa tinggal dua orang lagi sambung Abdul muis, namun dirinya tetap menekuni usaha ini karna cuma ini usaha satu – satunya. untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari.
Abdul Azis berharap ada Pemerintah untuk membantu para perajin mebel rumahan karna tidak bisa dipungkiri Covid-19 ini membuat usaha para perajin di Dusun lendangre Lesu .
“Mudahan ada bantuan kedepannya dari Pemrintah karna saat ini kami cuma mengandalkan modal pinjaman dari Bank saja” tutupnya (rl)
















