LOTIM, Poroslombok – Sembilan Bulan upaya perjuangan untuk pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Yuli Handayani Selaku Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ) yang di lakukan oleh Oknum. Akhirnya hari ini Yuli telah sampai di Bumi patuh karya. Tepatnya di kantor Disnakertrans Lombok Timur. Selasa (15/6/21) 10:30 Wita
Selain Tim Satgas seperti Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lombok Timur terlihat pula para Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunung Rinjani (BEM FE UGR) Yang ikut serta menorehkan Perjuangan pada aksi hari buruh lalu untuk ikut menyambut kepulangan Yuli Handayani.
Alfathul Ferdian selaku Sekertaris BEM FE UGR menyampaikan merasa bersyukur dengan kepulangan Yuli Handayani
” Kami bersyukur atas kepulangan Mbak Yuli, meskipun Perjuangan kami tidak semaksimal kawan-kawan satgas. Setidaknya kami pernah menorehkan keringat untuk menyuarakan kondisi kemanusiaan hari ini”
Ia juga berharap kedepannya agar pemerintah melibatkan mahasiswa dalam program-program pemberdayaan manusia agar dapat meminimalisir kejadian seperti ini
Di Tempat terpisah, Usman Selaku ketua SBMI Lombok timur melaui via WhatsApp mengatakan
“Pemerintah Daerah (PEMDA) jangan tidur saat rakyatnya jadi PMI kena musibah. Melalui DISNAKER seharusnya PEMDA memberikan anggaran untuk pemulangan rakyatnya yang kena musibah dan agar tidak terulang seperti kasus perdagangan org yg di alami oleh yuli handayani bekas di siksa sehingga terbukti bawa bekas nya pulang kakinya patah” tutupnya
















