BREAKING NEWS, Siswa SMAN 1 Gerung Tewas Terseret Ombak di Pantai Malaka Lombok Utara

LOMBOK UTARA – PorosLombok.com –

Seorang siswa SMAN 1 Gerung harus meregang nyawa usai terseret ombak saat mandi di pantai Setangi Dusun Setangi Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Senin (12/6).

Korban diketahui bernama Aden Lavida (17) warga Kelurahan Tanjung Gunung, Giri Menang, Kecamatan Gerung Selatan, Lombok Barat.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanto SIK MH melalui Kapolsek pemenang Iptu Lalu Eka Arya M SH MH menceritakan kronologis kejadian.

Berawal dari korban bersama rombongan berjumlah 27 orang dari sekolah SMAN 1 Gerung yang akan melaksanakan liburan.

“Mereka jalan sendiri-sendiri dari rumah dengan menggunakan kendaraan pribadi. Setibanya di lokasi kemudian korban mandi sendiri di pantai stangi dan selang beberapa menit kemudian korban langsung di tarik arus gelombang yang besar dan langsung meminta pertolongan,” terang Kapolsek Pemenang

Dikatakan Iptu Lalu Eka, ada 4 orang yang berusaha melakukan pertolongan dan hampir bisa dilakukan pertolongan namun sesampai dipinggir tiba – tiba datang ombak besar dan kembali membawa korban ke tengah laut

“Sedangkan teman yang melakukan pertolongan langsung ke pinggir pantai dikarenakan takut terbawa arus gelombang yang cukup besar,” imbuh Kapolsek

Lalu Eka menyebutkan, dikarenakan korban terbawa arus kembali ke laut sehingga warga sekitar langsung memberikan pertolongan kembali dan membawa korban ke pinggir pantai.

“Korban dibawa ke Puskesmas Nipah menggunakan Ambulance PKM Nipah, setiba di PKM Korban dilakukan pertolongan pertama dan dinyatakan korban sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek

Dijelaskannya, pantai setangi Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, lokasi korban tenggelam merupakan lokasi yang sering terjadi ombak pasang dan gelombang besar secara tiba-tiba sehingga sering adanya warga yang tenggelam.

Sebelum kejadian tersebut Kapolsek Pemenang sudah memasang spanduk himbauan di beberapa titik di pantai wilayah Desa Malaka untuk tidak mandi di pantai antisipasi cuaca ekstrem dan korban sudah disampaikan oleh pengelola pantai untuk tidak mandi akan tetapi korban tidak mengindahkan himbauan pengelola pantai sehingga terjadi kejadian tersebut.

“Apalagi di wilayah pantai Stangi beberapa bulan yang lalu juga telah terjadi kejadian yang sama,” demikian Kapolsek.

(Yami Ulandari/PL).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU