Mataram, Poros Lombok – Kepala Humas Unram Dr Khairul Umam membantah keterlibatan mahasiswinya dalam video asusila viral. Beliau meluruskan opini publik melalui Pusat Layanan KKN LPPM Unram.
​”Tidak benar bahwa pemeran yang ada di dalam video tersebut adalah mahasiswi Unram,” ujar Khairul Umam.
​Pihak kampus menjelaskan bahwa konten negatif tersebut sudah muncul sejak 25 September 2025. Video ini bukan merupakan kejadian baru di wilayah Nusa Tenggara Barat.
​”Video itu sudah kami temukan sejak tahun lalu dan kejadiannya dipastikan berada di luar wilayah Nusa Tenggara Barat,” jelasnya.
​Tim Satgas menghadirkan mahasiswi bernama Anis Danuarpitiri guna memperkuat bukti kebenaran. Sosoknya menjadi korban fitnah dalam narasi hoaks yang beredar luas.
​”Bisa dilihat sangat jelas, wajah pemeran dalam video sangat berbeda dengan mahasiswi kami yang hadir di sini,” katanya.
​Khairul menyoroti perbedaan fisik pada warna bingkai kacamata serta tekstur kulit wajah. Perbedaan ini membuktikan subjek video bukanlah mahasiswi asli Unram.
​”Saya berani bersumpah di dalam video itu tidak benar atas diri saya,” tegas Anis Danuarpitiri.
​Institusi pendidikan ini mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan konten hoaks. Tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum berat bagi para pelakunya.
​”Hati-hati terhadap jeratan Undang-Undang ITE dan mulailah bijak dalam menggunakan media sosial,” pungkasnya.
(Poros Lombok)


















