poroslombok.CO.ID, JAKARTA — Di zaman serba digital seperti sekarang, keahlian para alumni dalam bidang STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, Matematika) amat diperlukan guna mendukung terciptanya inovasi serta perkembangan teknologi.
Akan tetapi, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan dapat menyesuaikan diri secara cepat dengan perkembangan teknologi masih merupakan suatu tantangan utama.
Agar dapat memperbaiki mutu dan daya saing tenaga kerja, BPSDM Komdigi dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI telah mengenalkan program bernama Vocational School Graduate Academy (VSGA). Ini adalah kursus dan sertifikasi yang disesuaikan dengan standar keahlian dalam negeri, ditujukan bagi alumni SMA/SMK setara serta Diploma 3 atau 4 pada cabang ilmu STEM.
BPSDM Komdigi berkolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi guna memadukan program pelatihan dengan kurikulum akademis dan menyesuaikan rancangan pembelajaran untuk kelas-kelas yang dijadwalkan pada Semster Genap Tahun Ajaran 2024/2025.
Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Digital Bisnis dipilih menjadi salah satu institusi pendidikan di Jakarta yang berkesempatan ikut serta dalam program VSGA tersebut.
Ketua Jurusan Ilmu Data UNM, Tati Mardiana, mengekspresikan ucapan terima kasih karena telah mendapatkan peluang bagi UNM untuk berpartisipasi dalam VSGA melalui jalur Associate Data Scientist. Rencananya program VSGA ini akan dilaksanakan mulai bulan Maret sampai dengan Juli tahun 2025.
“Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan sertifikat kompetensi Associate Data Scientist dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah mereka menuntaskan dan berhasil mengikuti kursus Data Mining; biaya sertifikasinya ditanggung oleh BPSDM Komdigi,” terang pernyataannya pada hari Kamis (10/4/2025) seperti diinformasikan.
Sebagai salah satu rangkaian persiapan, Prodi Sains Data menyesuaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata kuliah Data Mining sesuai dengan silabus VSGA pada kurikulum Skema Associate Data Scientist.
“Mata kuliah Data Mining telah disesuaikan dengan unit kompetensi dari skema sertifikasi Associate Data Scientist, hal ini dilakukan agar para mahasiswa bisa menyiapkan dirinya sebaik mungkin untuk menghadapi pelatihan serta ujian sertifikasi,” jelasnya.
Dia berharap semua mahasiswa akan menyelesaikan program VSGA untuk jalur Associate Data Scientist ini dengan antusiasme tinggi dan mendapatkan sertifikat kompetensi dari BNSP.
“Melalui program ini, diharapkan akan terjadi peningkatan dalam kualitas serta kemampuan bersaing para alumni dari Program Studi Sains Data, yang pada akhirnya membuat mereka lebih siap untuk menghadapi karier di beragam sektor industri,” demikian katanya.














