LOTIM, Poroslombok.com – Sebanyak 70 rumah warga yang berada di Dusun Ekas Damai, Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru direncanakan akan dibangun rumah permanen oleh Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Timur.
Kepala Dinas Perkim, Ir. Sahri mengatakan, melihat kondisi rumah warga yang berada di sepadan pinggir pantai dengan keadaan tidak layak huni yang sewaktu-waktu tekrena pasang air laut. Pihak Perkim berencana akan merelokasi rumah penduduk ke tengah.
“Tahun ini hanya 13 rumah warga yang akan segera kita bangunkan dari 70 Rumah warga, dan sisanya akan dibangun pada tahun berikutnya yang tentunya menyesuaikan dengan anggaran daerah,” kata Sahri saat ditemui di selong, kamis (8/7/21).
Namun yang menjadi prioritas kita lanjut dia 33 unit, akan tetapi tidak bisa terealisasi dikarenakan kondisi keuangan yang terbatas. Tapi Perkim meyakinkan kepada penerima manfaat yang belum bisa terealisasi tahun ini untuk bersabar.
“Mereka kita minta untuk bersabar dan kita pastikan rumah mereka semuanya akan terbangun ditengah sesuai dengan rencana pemerintah daerah untuk merelokasi semua rumah warga yang berada di satu kampung,” ujarnya.
Ke-13 rumah yang akan dibangun posisinya memprihatinkan, yakni berada paling pinggir dan terparah ketika air pasang naik. Untuk itulah pemerintah segera mengupayakan pembangunan untuk mereka rumah layak huni.
Ia menyebutkan, pembangunan ini sebagai langkah Pemda untuk menata kawasan wisata sebagai penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Nantinya bentuk rumah warga yang dibangun itu seperti layaknya BTN. selain dibangunkan rumah, warga penerima manfaat juga diberikan tanah seluas 1,5 are dan direncanakan dibuatkan sertifikat hak milik tanah.
Saat ini rencana pembangunan sudah ke tahap kontrak. Dimana anggaran untuk masing-masing rumah sebesar Rp. 50 juta. “Setelah selesai kontrak, kita tidak lagi melihat rumah penduduk berada di pinggir pantai yang sewaktu-waktu terendam air,” pungkasnya
(Ns-PL).

















