MICROSOFT
Melakukan terobosan di antaranya melalui Copilot. Seperti yang dikutip dari laman website
Microsoft
Copilot merupakan asisten digital yang diciptakan untuk menyediakan informasi, hiburan, serta inspirasi. Berbekal teknologi kecerdasan buatan, Copilot dapat menginterpretasikan pertanyaan dan permohonan bantuan dengan tujuan membuat penggunanya bisa menuntaskan sejumlah pekerjaan tanpa kesulitan. Saat ini telah tersedia dua varian dari Copilot yaitu Copilot biasa dan juga Copilot Pro.
Copilot
menyediakan pengalaman dasar secara cuma-cuma. Sedangkan untuk Copilot Pro yang merupakan layanan berlangganannya memerlukan biaya. Untuk pengguna Pro memiliki kesempatan mengakses opsi dari model AI tercanggih serta proses pembuatan gambar AI yang lebih cepat dengan tambahan hingga 100 kenaikan per hari.
Perubahan terbaru ini dirilis sementara ada laporan bahwa Microsoft sedang memikirkan perombakan signifikan pada Copilot. Perusahaan berniat beralih secara bertahap ke penggunaan teknologi yang dikembangkan sendiri.
Fitur Terbaru Microsoft Copilot
1. Preferensi Pengguna
Dikutip dari
Antara
, Microsoft Copilot menambahkan fitur baru seperti fungsi memori yang menyimpan preferensi khusus dari para pengguna, serupa dengan apa yang dimiliki oleh ChatGPT buatan OpenAI. Fitur ini dapat mengenali preferensi individu terkait makanan dan film kesukaannya.
2. Menganalisis Video Secara
Real-time
Copilot saat ini dapat menganalyse video dengan begitu.
real-time
menggunakan kamera telepon seluler pengguna lalu menyediakan respons sesuai dengan apa yang terlihat.
3. Membandingkan Harga
Sekarang, Copilot dapat melacak penawaran harga di internet. Pengguna bisa mereturnya untuk mencari diskon atau reduksi pada suatu barang. Nantinya, Copilot akan memberikan pemberitahuan ketika menemui tawaran tersebut beserta link beli-nya.
4. Membuat Podcast Artifisial
Podcast buatan ini serupa dengan fungsi Audio Overviews pada Google NotebookLM. Cukup dengan membagikan tautan ke website, penelitian, atau sumber lainnya, pengguna dapat melibatkan diri dalam hal tersebut. Dengan begitu, Copilot akan menciptakan dialog antara dua pembawa acara virtual tentang subjek yang ditunjukkan oleh pengguna. Saat diskusi sedang berjalan, pengguna diperbolehkan untuk menerobos dan menanyakan pertanyaan kapan pun mereka mau. Pembawa acara virtual kemudian akan merespons sesuai konteks.
5. Men-transformasi Penelitian menjadi Visualiasi
Fitur ini disebut Pages, serupa dengan ChatGPT Canvas dan Claude Artifacts dari Anthropic. Dengan Pages, pengguna dapat mengatur catatan serta hasil penelitian mereka pada satu halaman visual yang nantinya dapat dikonversi menjadi dokumen melalui bantuan Copilot.
Copilot dapat melaksanakan pencarian, analisis, serta penggabungan data dari beragam sumber daring, dokumen, dan foto guna merespons pertanyaan yang rumit, serupa dengan fungsi penelusuran mendalam di ChatGPT dan Gemini.
Sebelum Fitur Terbaru
Di akhir bulan Maret tahun 2025, Microsoft Copilot merilis pembaruan yang mencakup sejumlah fitur tambahan antara lain opsi untuk menghidupkan atau mematikan mode penghematan daya pada perangkat. Pembaruan ini juga membawa tampilan data terkait detail dari perangkat, sistem operasinya serta status baterainya; dilengkapi pula dengan peluncuran fungsi tersebut.
text-to-speech
Penyiar memperlihatkan alamat IP dan membersihkan Tempat Sampah.
Pada versi ini, Copilot punya tambahan fitur
silence remover
yang akan secara otomatis mengidentifikasi dan menghilangkan keheningan panjang dalam trek audio. Fitur ini menghemat waktu dan tenaga pembuat konten dalam mengedit.














