Lombok Timur. Poroslombok – Hari Keempat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Darurat Imbangan di Kabupaten Lombok Timur, berjalan aman dan terkendali.
Beberapa titik pos penyekatan seperti di pos Jenggik, Kecamatan Terara tetap dijaga ketat oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP, Dishub, BPBD dan Dinas Kesehatan.
Penyekatan serupa juga dilakukan di dua titik pos lainnya di Lombok Timur yakni pos Sukaraja di Kecamatan Jerowaru, dan pos Pelabuhan Kayangan di Labuhan Lombok, Pringgabaya.
Saat dikonfirmasi di sela-sela kesibukannya, di pos penyekatan Jenggik, Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu L. Jaharudin menyampaikan kegiatan penyekatan tersebut cukup efektif untuk mengurangi mobilitas masyarakat, sehingga dapat mencegah penularan Covid-19 khususnya di Lombok Timur
“Ini cukup efektif karena dengan penyekatan ini masyarakat akan berfikir untuk bepergian terutama keluar daerah, apalagi bagi masyarakat yang belum divaksin,” terang L. Jaharudin saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/7).
Ia juga menjelaskan penyekatan tersebut dilakukan kepada masyarakat yang hendak memasuki Lombok timur. Pemeriksaan kartu vaksin Covid-19 juga dilakukan ke pengendara yang akan memasuki Lombok Timur.
Bagi pengendara yang belum divaksin, akan disarankan untuk melakukan tes swab di tempat.
“Kita periksa bukti pernah divaksin, kalau tidak punya kita sarankan untuk tes swab dan banyak juga yang kita suruh putar balik karena tidak mempunya kelengkapan,” lanjutnya.
L. Jaharudin menegaskan, PPKM Mikro Darurat Imbangan tersebut merupakan imbauan langsung kepada masyarakat untuk meningkatkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas untuk bepergian yang jauh dan disarankan sebaiknya masyarakat di rumah saja, karena penyekatan tersebut bukan hanya di Jenggik saja, akan tetapi ada di beberapa titik di Lombok Timur.
Selama empat hari dilaksanakan penyekatan di Jenggik jelas L. Jaharudin belum ada pengendara yang hasil tes swab positif di Pos penyekatan Jenggik.
“Alhamdulillah selama dilakukannya penyekatan empat hari, belum ada yang ditemukan masyarakat yang terkonfirmasi positif, hasil swab nya negatif semua” ucap L. Jaharudin.
Terakhir ia berharap semoga program penyekatan tersebut dapat menjadi solusi mencegah penyebaran Covid-19. (Mr)

















