LOTIM – POROSLOMBOK –
Anggota DPRD Provinsi NTB H.Khaerul Warisin sangat sayangkan adanya oknum ustazd yang berkata yang tidak pantas diucapkan apalagi sampai merendahkan makam para waliyullah sehingga akan memicu konflik di tengah Masyarakat.
“Keragaman itu hal yang biasa tapi jangan kebablasan,” ucapnya saat dikonfirmasi Poroslombok Rabu (05/01)
Dirinya mengatakan dalam menyampaikan dakwah tentunya perlu menjaga tutur kata sehingga tidak menyinggung golongan yang lain dan Pemda harus hadir untuk menyelesaikan konflik yang berbau sara ini.

“Pemda harus memberikan sosialisasi agar tidak ada lagi ustazd yang ceramah kebablasan,”ujarnya
Tak hanya itu pria yang akrab dipanggil Haji iron ini juga sangat mengapresiasi langkah Pemda dan TNI Polri dalam mengantensi konflik ini, sehingga Lombok Timur saat ini masih kondusif.
Terahir dirinya berharap masyarakat harus tetap tenang jangan sampai terpancing, karena masalah ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan oknum yang bersangkutan sudah dipanggil oleh Polda untuk menpetanggungjawabkan perbuatannya.
“Mari kita serahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak yang berwajib,”pungkasnya
(Arul/Poroslombok)

















