Lombok Timur. Poroslombok –
Desa Kilang kecamatan Montong Gading Launching pembangunan pertama rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) pada anggaran tahun 2022.
Acara launching pembangunan rehabilitasi RTLH tahun 2022 ini dihadiri oleh Camat Montong Gading, Kapolsek Montong Gading, Danposramil, Babinsa, Babinkamtibmas, LKMD, BPD, Kepala Wilayah, perwakilan Dinas Perkim Lotim.
Kepala Desa Kilang L. Suparlan menyampaikan pada tahun 2022 Pemdes Kilang menganggarkan 50 unit rehab RTLH dengan anggaran per-unit 10 juta dan total anggaran 500 juta.
Dijelaskan L. Suparlan dana 10 juta ini hanya dana stimulan, dengan dana ini tentu sangat minim untuk membuat rumah meskipun dengan ukuran kecil, akan tetapi dengan dana 10 juta ini, bisa memancing masyarakat yang mendapatkan bantuan rehab RTLH ini berbuat lebih untuk pembangunan rumahnya.
“Berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, ada masyarakat kita yang diberikan stimulan 10 juta tapi dia mampu membangun dengan 50 juta” tuturnya saat dikonfirmasi dilokasi pembangunan rehab RTLH pada hari Sabtu (15/1).
Dalam pembangunan rehab RTLH 2022, batu bata yang digunakan adalah bata ringan. Dalam hal ini Pemdes Kilang bekerjasama dengan PT. Lombok Mulia Jaya dalam penyediaan bata ringan tersebut.
Sebagaimana diketahui ketahanan dan kekuatan bata ringan ini sudah memenuhi standar bahan bangunan anti gempa, selain itu bata ringan juga memiliki kualitas kedap suara dan air.
“Kami menggunakan bata ringan yang menurut pengelola akan menghabiskan 4 palet dengan harga kurang lebih sekitar 6,5 juta dan sisa dana tentunya untuk kebutuhan lain yang harus dilengkapi” pungkasnya.
Selanjutnya L. Suparlan menyampaikan banyak dari masyarakatnya yang keluar negeri seperti ke Maslaysia yang sampai 5 atau 6 tahun bahkan ada yang sudah 10 tahun tapi belum berhasil membuat rumah, sehingga pemdes turun tangan dengan dana yang sekedarnya untuk menancing masyarakat agar bisa memiliki rumah.
“Memang RTLH ini tidak bisa menyentuh semua, tetapi kami sudah berusaha berbuat yang terbaik untuk masyarakat” tuturnya.
L. Suparlan memaparkan pada tahun ke-5 menjabat sebagai kepala desa Kilang, Pemdes sudah melakukan rehab 500 RTLH, karena sasaran dan anggaran untuk RTLH tiap tahunnya cukup signifikan di desa Kilang.
( Erwin / PL )

















