Capaian Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Lotim Sudah 69 Persen

LOMBOK timur. Poroslomnok.com –

Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun di Lombok Timur resmi dimulai pada Senin 17 Januari 2022 yang lalu.

Sebagaimana diketahui pelaksanaan vaksinasi untuk anak sesuai dengan Instruksi Presiden untuk segera melaksanakan vaksinasi pada anak 6 sampai 11 tahun. Selain itu, Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) juga telah mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

Di Lombok Timur sendiri capaian vaksinasi pada anak usia 6 – 11 tahun, sampai hari Sabtu tanggal 29 Januari 2021 sudah mencapai angka 69 %.

Hal inilah yang disampaikan Sekretaris DIKBUD Lombok Timur As’ad saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Rabu (2/2).

As’ad berharap capaian Vaksinasi di tahap kedua nanti bisa lebih tinggi, karena menurutnya banyak siswa SD yang belum bisa di Vaksin karena dalam satu bulan terakhir siswa SD telah mendapatkan vaksin BIAS ( Bulan Imunisasi Anak Sekolah) sehingga belum bisa untuk di vaksin Covid.

“Kemarin sebagian yang tidak ikut vaksin itu karena sudah ikut vaksin BIAS, belum 2 minggu mereka tidak boleh di vaksin itulah kendalanya” tuturnya.

Kendati demikian As’ad tidak menampik banyaknya orang tua / wali murid menolak anaknya untuk di vaksin sehingga tidak bisa dipaksakan, akan tetapi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan melakukan pendekatan persuasif kepada orang tua / wali murid yang tidak mengizinkan anaknya untuk di Vaksin.

“Alhamdulillah kemarin di beberapa titik yang total tidak mau di Vaksin, kemudian di hari berikutnya ada pendekatan yang humanis dari dari Polsek, Puskesmas, Aparat Desa, bersam kita di UPTD di lapangan alahmdulillah yang semula tidak mau vaksin malah itu tinggi target capaian vaksinnya” terang As’ad.

Sisi lain lanjut As’ad capaian vaksinasi ini menjadi dukungan Dikbud Lotim untuk melaksanakan sekolah tatap muka kedepannya. Karena saat ini sebagaimana diketahui bahwa pada bulan Januari 2022 Dikbud Lotim melakukan uji coba tatap muka secara penuh.

Selanjutnya tanggal 28 Januari 2022 Dikbud Lotim kembali memperpanjang uji coba pembelajaran tatap muka secara penuh. Perpanjangan pembelajaran tatap muka secara penuh ini sambil menunggu regulasi dari pemerintah surat.

“Kita sudah perpanjang lagi kemarin edaran kita pada tanggal 28 Januari, karena Januari itu selama satu bulan masa uji coba tatap muka full” pungkasnya.

Sisi lain juga Dikbud berani melanjutkan tatap muka 100% ini karena sampai saat ini tidak temukan adanya kasus covid-19 baik itu guru maupun siswa.

“Sampai satu bulan sudah berjalan uji coba pembelajaran tatap muka secara penuh, alhamdulillah tidak ada yang terkonfirmasi positif korona, baik guru maupun siswa” tuturnya. (Erwin, PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU