LOTIM | POROSLOMBOK –
Dinas Kependudukan dan catatan sipil (DUKCAPIL) Kabupaten Lombok Timur masih menunggu Blangko Kartu Tanda Penduduk Tahun Anggaran (TA) 2022 dari Pemerintah Pusat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Lotim Satriadi saat ditemui Poroslombok di ruang kerjanya pada Kamis. (10/03)
Ia mengungkapkan bahwa Pihaknya sudah mengutus salah satu stafnya untuk mengambil blangko tersebut ke Pusat, akan tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan jumlah yang akan diberikan untuk Lombok Timur.
“Karena yang antri disana seluruh Kabupaten se-Indonesia jadi kita sabar saja dulu,” ucapnya
Dikatakannya pihak Dukcapil Tidak bisa memastikan berapa jumlah kebutuhan Blangko saat ini, mengingat setiap tahun permintaan masyarakat terus-menerus mengalami peningkatan, namun beberapa solusi sudah disiapkan ketika sewaktu-waktu terjadi kekosongan blangko KTP.
“Jadi Masyarakat tidak perlu khawatir, jika blangko kosong kita sudah menyiapkan Surat keterangan pengganti KTP namun setelah ada blangko maka segera akan kami cetakkan,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan saat ini Pemerintah Pusat sedang mencanangkan Kartu Tanda Penduduk Digital (KTP Online), sehingga nantinya masyarakat tidak perlu lagi menggunakan KTP yang berbentuk Fisik cukup dengan Aplikasi di Gadged masing-masing.
“Nanti bagi yang Gaptek dan tidak punya smartpone kita hanya cukup memberikan satu lembar kertas saja, nanti disana ada nomor dan barcodenya ketika ada yang mau keluar daerah tinggal mereka scane saja” ujarnya
Untuk waktu mulai penggunaan KTP digital sambungnya, belum ada kepastian akan tetapi program ini akan segera direalisasikan oleh Pemerintah Pusat. Sehingga ini juga menurutnya menyebabkan keterlambatan pengiriman Blangko ke Daerah.
“Karena pertimbangan pak Dirjen Dukcapil anggaran untuk Blangko dan tinta kalau kita hitung untuk Lotim saja sekitar 3 Milyar, 1 setengah Milyar untuk Blanko dan sisanya untuk tinta,”tandasnya.
Sehingga sambung dia lagi ketika nantinya sudah dicetak menggunakan kertas biasa, tentu akan meminimalisir anggaran.
“Saat ini sebaran KTP kita di Lombok Timur kalau di persentasekan sudah di angka 99%,” pungkasnya
(Arul | Poroslombok)
















