Ketua Umum Sasaka Nusantara NTB, Lalu Ibnu Hajar, bersama Persatuan Pemuda Tanak Awu dan Warga Desa Tanak Awu Mendatangi Polda NTB.
Tujuan kedatangan mereka adalah, untuk mengklarifikasi dan meminta penjelasan terkait adanya laporan LSM NCW atas nama Fathurahman Yang menyebut Desa Tanak Awu sebagai lokasi adanya Penimbunan BBM.
Lalu Ibnu Hajar menegaskan, bahwa aduan dan laporan terkait desanya yang disebut-sebut sebagai lokasi penimbunan BBM adalah tuduhan yang tidak benar.
Karna sepengetahuan dia, tidak ada penimbunan atau apapun namanya itu di desa tanak awu, seperti yang di nyatakan dalam laporan saudara Fathurahman di Reskrimsus Polda NTB.
“Kami akan menuntut klarifikasi dan pertanggungjawaban serta bukti-bukti saudara Fathurahman, karena sudah mencemarkan nama baik Desa Tanak Awu sebagai lokasi Penimbunan BBM,” tegas Lalu Ibu Hajar melalui rilis yang diterima redaksi poroslombok.com, Jum’at (9/9/22).
Ibnu Hajar Menuding, bahwa apa yang dilaporkan itu hanyalah asumsi si pelapor saja. Bahkan dirinya balik menantang terhadap pelapor untuk datang langsung ke Desa Tanak Awu untuk membuktikan tuduhan yang itu.
“Bila perlu silahkan datang ke Tanak Awu, tunjukkan kepada kami dimana ada penimbunan,” tantangnya geram.
Kalau itu tidak terbukti, seru dia, maka pihaknya bersama masyarakat mendorong APH dalam hal ini Polda NTB, untuk menindaklanjuti laporan dan aduan yang telah dilayangkan pihaknya bersama masyarakat terkait pencemaran nama baik desa mereka.
“Jadi kalo itu tidak bisa dibuktikan, kami masyarakat meminta kepada APH untuk menindaklanjuti laporan dan aduan kami dan masyarakat terkait pencemaran nama baik Desa Tanak Awu dan perbutan tidak menyenangkan,” tandasnya.
Ditambahkannya, bahwa bahwa saat mendatangi Polda NTB menyampaikan laporan, diterima langsung oleh Diskrimsus Polda NTB. ***
















