Luapan Air Sungai Sebabkan Jembatan Penghubung Dua Desa di Kecamatan Montong Gading Rusak Berat

Poroslombok.com , LOTIM –

Hujan deras yang terjadi pada Senin siang kemarin (25/10) menyebabkan meluapnya air sungai yang ada di dusun Peresak desa Lendang Belo kecamatan Montong Gading.

Akibat dari banyaknya debit air yang meluap tersebut menyebabkan kerusakan dan longsor pada pondasi Jembatan Peresak yang menghubungkan desa Montong Betok dan desa Lendang Belo.

Dengan kejadian ini, jembatan yang menghubungkan dua desa ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 dan roda dua. Bahkan garis polisi sudang terpasang sebagai tanda jembatan tersebut tidak bisa dilewati.

Camat Montong Gading, Arfin, S.IP. MM. Saat dikonfirmasi membenarkan kejadian longsornya pondasi Jembatan Peresak tersebut. Ia bersama Forkopimcam kecamatan Montong Gading bersama kepala desa Montong Betok dan Lendang Belo menuju lokasi pada malam Selasa.

Dijelaskannya, jembatan tersebut dalam kondisi rusak berat dan dengan keadaan ini jembatan tersebut tidak mungkin dilalui oleh kendaraan.

“Kami dari Forkopimcam bersama kades Montong Betok dan Lendang Belo menutup jembatan ini untuk tidak dapat dilalui untuk sementara, baik untuk lalu lintas kendaraan maupun orang sementara sampai dilakukan perbaikan di kemudian hari” tutur Arfin saat dikonfirmasi pada Selasa ( 25/10).

Arfin menambahkan, kejadian tersebut sudah ia laporkan ke Pemerintah Kabupaten Lombok timur termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada pak Bupati, wakil Bupati dan BPBD, dan insyaallah hari ini BPBD akan datang melakukan kroscek ke jembatan Peresak yang rusak ini” tuturnya.

Atas penutupan jembatan tersebut atas nama pemerintah kecamatan, ia meminta maaf kepada pengguna jalan yang sering melintasi jalan tersebut karena tidak bisa lagi melintasi jalan penghubung dua desa ini untuk sementara waktu.

Sebagai jalan alternatif, Forkopimcam melakukan pengalihan arus melalui simpang empat Montong Betok menuju Peresak.

“Masyarakat yang akan menuju desa Lendang Belo, termasuk Desa Lando kecamatan Terara atau sebaliknya menuju Montong Betok bisa melewati simpang empat Montong Betok” tuturnya.

Arfin menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan jangan lupa berkordinasi, berkomunikasi dengan seluruh aparatur pemerintah jika melihat kejadian yang yang mengakibatkan kerusakan disebabkan bencana yang tidak diharapakan pada musim ekstrem saat ini.

Selain itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan kerja bakti gotong royong membersihkan lingkungan sekitar dan tidak membuang sampah ke sungai, got, gorong – gorong dan dan saluran air lainnya. ( Erwin, PL )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU