Lombok Tengah – PorosLombok.com –
Penomena nongkrong pinggir jalan di Kecamatan Kopang menjadi sebuah pemandangan negatif dari kebanyakan orang. Bukan hanya saja mengganggu pengendara namun terkadang sering digunakan untuk hal hal negatif hingga menggelar balapan liar.
Stigma negatif itu yang ingin di ubah oleh salah seorang pemuda yang berasal dari Desa Bebuak, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah,
Herian Wahyudi namanya, ia bergerak bersama dengan pemuda setempat dan juga menggandeng rumah makan Angkringan Bale Bangket membuat sebuah taman mini baca dipinggir jalan.
“Kita sengaja membuat tempat baca dengan konsep piknik di pinggir sawah dan dipinggir jalan ini untuk membangun kegiatan positif bagi pemuda setempat,” ucap Rian akrabnya dipanggil, Senin (20/03).
Dikatakannya, selain bisa meningkatkan literasi melalui buku bacaan yang disiapkan, para pengunjung juga bisa menikmati sunset yang terbenam dengan pemandangan persawahan dan juga ditemani dengan kopi gratis yang telah disiapkan Rian bersama dengan pemuda yang lain.
“Selain membaca buku pengunjung juga bisa menikmati sunset dengan pemandangan persawahan, kita bekerja sama juga dengan angkringan Bale Bangket menyediakan kopi gratis,” tuturnya.
Lebih lanjut Rian mengungkapkan, kegiatan ini mulanya pernah juga dilakukannya bersama dengan pemuda yang lain pada tahun 2022 lalu, namun sepi peminat. Akan tetapi melihat pada tahun 2023 ini masyarakat mulai tergerak untuk bergabung membuatnya kembali bersemangat.
Apalagi dengan suport yang diberikan Angkringan Bale Bangket membuatnya lebih semangat lagi. Terlebih menjelang masuknya bulan Ramadhan, ia berharap tempat bacaan yang ia hadirkan bisa bermanfaat bagi masyarakat, utamanya Pemuda di Kecamatan Kopang.
“Ini kan mau masuk bulan Ramadhan, mudah-mudahan nantinya tempat ini bisa dijadikan tempat ngabuburit yang positif,” katanya.
Lebih lanjut Rian juga mengharapkan kegiatan yang mulai dibangunnya ini mendapat perhatian, khususnya dari para kelompok pegiat literasi hingga masyarakat yang, dan juga pemerintah desa setempat. Mengingat saat ini masih banyak kekurangan yang ada, hingga diharapkannya ada sumbangan yang diberikan khususnya untuk menambah ketersediaan buku bacaan ditempat tersebut.
“Kita harapkan bagi para kelompok pegiat literasi untuk ikut bergerak, kita saat ini sedang butuh penambahan buku bacaan,” demikian Rian.
(Yami Ulandari/PL)
















