LOTIM – PorosLombok.com | Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ( O2SN ) tingkat kabupaten Lombok Timur tahun 2023 resmi dibuka. Acara pembukaan O2SN tingkat Kabupaten Lotim dimulai dengan mengadakan pawai yang diikuti oleh semua kecamatan yang ada di Lombok Timur.
Pawai ini dilaksanakan pada Senin ( 19/6 ) start dari Taman Kota Selong dan finish di gelanggang olahraga (GOR) Selaparang Selong, dan Penyelenggaraan O2SN tingkat kabupaten Lombok Timur dibuka oleh Sekda Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik.
Mengawali sambutannya, Sekda mengucapkan terima kasih kepada Dinas Dikbud dan Dispora Lombok Timur yang menyelenggarakan O2SN ini.
Disampingnya itu, ucapan terima juga diucapkan kepada Kanit Dikbud beserta guru – guru yang telah hadir menunjukkan kekompakan dalam memeriahkan acara pembukaan O2SN tingkat kabupaten Lombok Timur.
Ia memaparkan, pada Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov ) NTB tahun 2022 lalu, Lombok Timur masuk juara 3 umum. Untuk itu, pada Porprov tahun ini diharapkan Lombok Timur bisa meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya.
“Tahun lalu, kita juara umum 3, setelah kota Mataram dan kota Dompu. Mudah – mudahan tahun ini dan tahun – tahun berikutnya kita bisa meraih hasil lebih baik, tidak ada sesuatu yang tidak mungkin” ucapnya.
O2SN ini, lanjutnya, pelaksanaannya dimulai sejak 2008, akan pasti sudah berdampak untuk mengangkat prestasi kabupaten, mengangkat provinsi di tingkat Nasional. Provinsi NTB biasanya nomer urut duapuluhan dari 34 provinsi se Indonesia, akan tetapi pada pelaksanaan PON 2022, NTB berhasil masuk 10 besar di level Nasional.
“Pada PON tahun lalu, NTB masuk 10 besar di tingkat Nasinal, ini patut kita syukuri” ujarnya.
Taofik menjelaskan, kalaupun ada atlit – atlit hebat saat ini misalnya L. Zohri, tidak ada yang menyangka, tidak ada yang mengenal siapa guru olahraganya waktu SD. saat ini yang dikenal pasti pelatihnya, tetapi Sekda meyakini tanpa ada guru olahraganya waktu di SD tidak mungkin Lalu Zohri bisa menjadi atlit Nasional bahkan menjadi atlit dunia.
Jadi, dengan ini sangat cocok guru disematkan pahlawan tanpa tanda jasa, tanpa guru tidak mungkin ada atlit profesional, atlit hebat karena yang menanamkan nilai – nilai dasar itu adalah guru.
diakhir sambutannya, Sekda mengucapkan selamat berlomba kepada siswa siswi yang mewakili kecamatannya dan berpesan untuk menjunjung tinggi sportifitas.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportifitas, kalah menang hal biasa. Tentu yang kalah bertekad untuk meraih prestasi di O2SN tahun berikutnya, yang menang pun semakin giat mempertahankannya” tutupnya.
( PL, Erwin )















