LOMBOK TIMUR – PorosLombok.com | Tahun 2023 ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tidak menyalurkan satupun Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) ke tingkat nasional.
Menyoal hal itu, Kepala Dinas Dispora Lombok Timur, Asrul Sani menyebutkan letak permasalahannya ada pada penjaringan ditingkat bawah.
Dikatakannya, saat ini skema penjaringan Paskibra hanya dilakukan di sekolah-sekolah negeri saja.
“Padahal di Lombok Timur, jumlah sekolah swasta sama dengan jumla sekolah negeri, hingga sekolah swasta seperti pondok pesantren harus juga lebih dioptimalkan untuk penjaringan para calon paskibraka, pun juga berkaitan dengan atlet untuk perlombaan olahraga,” ucap Asrul menjawab media ini, Jumat (4/8/2023).
Namun lanjut dia, saat ini banyak sekolah swasta yang tidak melakukan itu, dan hanya fokus terkait pembelajaran ke pesantren dan lainnya.
Padahal kata dia, Paskibra saat ini dinilainya menjadi satu hal yang bagus untuk menanamkan nilai mental cinta negara terhadap masyarakat.
“Nantinya para paskibra ini baik dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, hingga ke nasional akan menjadi duta pancasila,” jelasnya.
Sematan itu akan melekat dan terus akan di kembangkan selepas ia selesai tugas menjadi paskibra pada acara puncak 17 agustus nanti.
Dia berharap, tahun depan semua sekolah harus bisa ikut terlibat baik itu tingkat swasta ataupun negeri.
“Ini juga yang seringkali jadi kendala, misalnya sekolah ini ada yang di Kementerian Pendidikan ada di Kementerian Agama. Artinya apakah itu di SMA atau Madrasah Aliyah penyaringannya belum merata, masih terbagi sesuai dengan tempat dia bernaung,” jelasnya.
Dijelaskan Asrul, kendati Paskibra dari Lombok Timur tahun 2023 ini tidak ada yang tembus istana, namun Paskibraka dari Lombok Timur untuk tingkat provinsi ada peningkatan dari tahun 2022 yang lalu
Dimana tahun 2022 lalau hanya ada dua Paskibra yang tembus ke Provinsi, namun di tahun 2023 ini meningkat menjadi 4.
Diakuinya saat ini ada kesulitan yang dihadapi, dimana seleksi yang dilakukan pada tahun 2023 ini langsung dilakukan di pusat.
“Berbeda dengan tahun 2022 lalu pada saat masih terkendala Covid-19, orang dari pusat yang menunjuk paskibra langsung ke sekolah sekolah yang ada di Lombok Timur,” tutupnya.
(Yami Ulandari/PL)















