Lombok Timur, PorosLombok. com –
Prihatin Terhadap krisis Literasi di NTB, Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW) Gelar Loka Karya Penulisan Buku bacaan Anak, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan hari Guru Nasional 2023, bertempat di Aula kampus I (satu) Universitas NW Mataram, yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 9-10 November 2023.
Kegiatan ini bekerjasama dengan Inovasi perwakilan NTB dan konsorsium NTB membaca, dibuka langsung oleh Plt Dirjen Pendidikan masyarakat dan pendidikan khusus kemendikbud ristek, yang dikuti oleh 50 guru dari sekolah/madrasah NW se-pulau Lombok.
Pimpinan Pusat PGNW UMI Lale Yaqutunnafis,S.Sos, M.M, dalam sambutannya menyampaikan, Program ini bertujuan mengajarkan para guru agar bisa membuat buku bacaan sebagai media mengajar untuk peserta didik di sekolah.
Adapun narasumber dalam kegiatan loka karya ini adalah tim dari konsorsium NTB membaca, hal ini merupakan langkah kecil untuk mengajak para guru untuk menciptakan sendiri buku bacaan untuk anak, sehingga tidak lagi menunggu sumbangan buku dari pemerintah yang jumlahnya sangat-sangat terbatas.

“Output dari kegiatan kita adalah lahirnya buku-buku bacaan, yang ditulis dan dibuat sendiri oleh para guru peserta yang berjumlah 50 orang ini,” ucapnya.
Tidak berhenti sampai di sini, lanjut Wanita yang juga Calon Legislatif Provinsi NTB Partai Gerindra Lotim utara ini, namun para peserta harus berbagi ilmu dengan guru-guru yang lainnya agar peserta didik gemar membaca sesuai jenjang sampai ke sekolah dan anak anak yg ada di pelosok desa.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini anak- anak indonesia cinta membaca, menulis, berhitung dan juga berkarya, hal ini juga merupakan langkah nyata PGNW selalu memberikan hal-hal positif yang berguna dan bermanfaat.” tandasnya.
Sementara itu saat membuka kegiatan loka karya, Plt Dirjen pendidikan masyarakat dan pendidikan khusus kemendikbud ristek Bpk Aswin Widianto, ST, MA menyampaikan, apresiasinya kepada PGNW, kerena kegiatan ini merupakan hal yang luar biasa, mengingat, Madrasah Swasta sangat banyak di NTB namun jarang tersentuh oleh Pemerintah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada PGNW yang mau berbuat dan bersinergi dengan pemerintah, sehingga hari ini saya mengetahui bahwa guru NW, madrasah NW banyak sekali,” ungkapnya.
Kedepannya Aswin berharap, PGNW terus aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah, melanjutkan program-program bermanfaat, demi kemajuan putra/putri bangsa indonesia.
Senada dengan Plt Dirjen pendidikan masyarakat dan pendidikan khusus kemendikbud ristek, Proficial manajer (PM ) Inovasi perwakilan NTB bunda Sri Widuri dalam pidato sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Selama ini kata dia PGNW selalu bergerak serta aktif menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan PM INOVASI NTB, terutama dalam hal meningkatkan kompetensi Guru untuk kemajuan bangsa.
“Tentu kami juga berterima kasih kepada ketua Pimpus PGNW yang selalu ikut serta berkolaborasi dengan kami untuk mensukseskan program-program INOVASI NTB dan Program pemerintah,” pungkasnya.
Adapun narasumber dalam kegiatan loka karya ini adalah tim dari konsorsium NTB membaca, hal ini merupakan langkah kecil untuk mengajak para guru untuk menciptakan sendiri buku bacaan untuk anak, sehingga tidak lagi menunggu sumbangan buku dari pemerintah yang jumlahnya sangat-sangat terbatas.
Turut hadir juga dalam Acara pembukaan ini Kanwil kemenag NTB, Kepala BPMP Provinsi NTB, Kepala dinas dikbud NTB, dan Sekjen PBNW.
(Arul/ Poroslombok)
*Prihatin Terhadap Literasi di NTB, PGNW Gelar Loka Karya Penulisan Buku bacaan Anak*
Lombok Timur, PorosLombok. com –
Prihatin Terhadap Literasi di NTB, Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW) Gelar Loka Karya Penulisan Buku bacaan Anak, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan hari Guru Nasional 2023, bertempat di Aula kampus I (satu) Universitas NW Mataram, yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 9-10 November 2023.
Kegiatan ini bekerjasama dengan Inovasi perwakilan NTB dan konsorsium NTB membaca, dibuka langsung oleh Plt Dirjen Pendidikan masyarakat dan pendidikan khusus kemendikbud ristek, yang dikuti oleh 50 guru dari sekolah/madrasah NW se-pulau Lombok.
Pimpinan Pusat PGNW UMI Lale Yaqutunnafis,S.Sos, M.M, dalam sambutannya menyampaikan, Program ini diambil dikarenakan keprihatinannya terhadap krisis literasi yang terjadi di NTB, sehingga, hal ini bertujuan mengajarkan para guru agar bisa membuat buku bacaan sebagai media mengajar untuk peserta didik di sekolah.
“Output dari kegiatan kita adalah lahirnya buku-buku bacaan, yang ditulis dan dibuat sendiri oleh para guru peserta yang berjumlah 50 orang ini,” ucapnya.
Tidak berhenti sampai di sini, lanjut Wanita yang juga Calon legislatif provinsi NTB Partai Gerindra Lotim utara ini, namun para peserta harus berbagi ilmu dengan guru-guru yang lainnya agar peserta didik gemar membaca sesuai jenjang sampai ke sekolah dan anak anak yg ada di pelosok desa.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini anak- anak indonesia cinta membaca, menulis, berhitung dan juga berkarya, hal ini juga merupakan langkah nyata PGNW selalu memberikan hal-hal positif yang berguna dan bermanfaat.” tandasnya.
Sementara itu saat membuka kegiatan loka karya, Plt Dirjen pendidikan masyarakat dan pendidikan khusus kemendikbud ristek Bpk Aswin Widianto, ST, MA menyampaikan, apresiasinya kepada PGNW, kerena kegiatan ini merupakan hal yang luar biasa, mengingat, Madrasah Swasta sangat banyak di NTB namun jarang tersentuh oleh Pemerintah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada PGNW yang mau berbuat dan bersinergi dengan pemerintah, sehingga hari ini saya mengetahui bahwa guru NW, madrasah NW banyak sekali,” ungkapnya.
Kedepannya Aswin berharap, PGNW terus aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah, melanjutkan program-program bermanfaat, demi kemajuan putra/putri bangsa indonesia.
Senada dengan Plt Dirjen pendidikan masyarakat dan pendidikan khusus kemendikbud ristek, Proficial manajer (PM ) Inovasi perwakilan NTB bunda Sri Widuri dalam pidato sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Selama ini kata dia PGNW selalu bergerak serta aktif menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan PM INOVASI NTB, terutama dalam hal meningkatkan kompetensi Guru untuk kemajuan bangsa.
“Tentu kami juga berterima kasih kepada ketua Pimpus PGNW yang selalu ikut serta berkolaborasi dengan kami untuk mensukseskan program-program INOVASI NTB dan Program pemerintah,” pungkasnya.
Turut hadir juga dalam Acara pembukaan ini Kanwil kemenag NTB, Kepala BPMP Provinsi NTB, Kepala dinas dikbud NTB, dan Sekjen PBNW.
(Arul/ Poroslombok)
















