LOTIM – PorosLombok.com | Prestasi yang cukup membanggakan ditorehkan SDN 4 Terara kecamatan Terara, pasalnya sekolah tersebut meraih penghargaan pada ajang BPMP NTB Award tahun 2023 yang digelar pada Selasa malam ( 19/12 ).
Pada ajang BPMP NTB Award, SDN 4 Terara mendapat anugerah kategori Sekolah Penggerak Dengan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Untuk Peningkatan Kompetensi Guru Jenjang SD.
Kepala sekolah SDN 4 Terara, Muhammad Isnaini, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa Anugerah Award ini diraih berkat kerja keras semua guru di sekolahnya secara aktif melakukan proses pembelajaran menggunakan Platform Merdeka Mengajar ( PMM ).
Dijelaskannya, kegiatan anugerah Balai Penjamin Mutu Pendidikan ( BPMP ) NTB Award ini adalah dalam upaya meningkatkan agar implementasi pemanfaatan PMM di dalam satuan pendidikan oleh semua GTK baik Negeri, PPPK maupun honorer yang memiliki akun belajar id. Penggunaan PMM ini tidak terbatas oleh ruang dan waktu, bisa belajar di mana saja menggunakan HP android maupun laptop.
“Alhamdulillah, kami rata – rata sudah menyelesaikan beberapa topik juga mendapatkan sertifikat di PMM. Itulah yang dinilai, jadi penilaian ini tidak subjektif tetapi langsung oleh aplikasi, ada dashboardnya yang bisa dilihat oleh semua orang” tutur Isnaini saat ditemui di UPT Dinas Dikbud kecamatan Terara pada Kamis (21/12).
Dijelaskannya, PMM bisa digunakan oleh semua GTK di satuan pendidikan baik di Negeri maupun swasta. Dimana PMM terintegrasi dengan banyak hal, misalnya guru bisa belajar mandiri, sudah tersedia 40 lebih topik belajar dengan ratusan modul. Ketika masing – masing modul sudah selesai di pelajari, maka ada post test dikerjakan selanjutnya akan melakukan aksi nyata sesuai dengan modul.
“Sebagai contoh, misalnya kepala sekolah dia belajar tentang topik terhadap guru, ketika itu sudah selesai maka dia harus mengunggah aksi nyatanya. Kemudian diverifikasi oleh tim di dalam PMM yang memberikan audit terhadap apa yang kita lakukan dan ketika itu lolos maka akan muncul sertifikat” terangnya.
Saat ini, imbuhnya, yang menjadi barometer adalah Sekolah Penggerak dulu untuk implementasi ini, karena sekolah penggeraklah yang akan mengimbaskan Kurikulum Merdeka ini kepada sekolah – sekolah non penggerak. Akan tetapi kedepan Ajang BPMP NTB Award akan diikuti oleh semua sekolah.
Atas raihan ini, selaku kepala sekolah SDN 4 Terara, Isnaini tidak lupa bersyukur dan berterima kasih kepada stake holder terutama di jajaran Dinas Dikbud Lotim, kemudian UPT Dikbud kecamatan Terara, dan pengawas pembina yang senantiasa memberikan arahan.
Yang lebih penting sambung Isnaini adalah kemauan bahwa semua ini dilakukan atas dasar kemauan yang berasal dari dalam individu sendiri, dan adanya kolaborasi antara pimpinan baik di jajaran Dikbud kemudian di satuan pendidikan dengan guru dan tenaga pendidikan sehingga pemanfaatan PMM ini betul – betul dapat menjadi sebuah wahana sarana untuk belajar dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam banyak hal, tidak hanya dalam proses pembelajaran tetapi proses digitalnya, numerasi, literasi termasuk bagaimana pembentukan karakter untuk para peserta didik.
“Jadi salah satu tujuannya adalah supaya proses pembelajaran itu sendiri nanti berpusat pada peserta didik” ucapnya.
Ditempat yang sama, Kepala UPT Dinas Dikbud kecamatan Terara, L. Ahmad Jaelani, S.Pd. mengucapkan terima kasih dan selamat atas keberhasilan SDN 4 Terara yang telah meraih penghargaan pada ajang BPMP NTB Award tahun 2023.
Diterangkannya, ini merupakan bentuk dari implementasi yang didapat dari Sekolah Penggerak dan selama menjadi pilot projek aksi nyata yang sudah luar biasa.
“Banyak sekolah, banyak gugus yang memanfaatkan tenaga pak Isnaini untuk berbagi praktik baik misalnya menggunakan PMM, lalu Komunitas Belajar dan ini sangat membanggakan kami di kecamatan Terara” jelasnya.
Selaku kanit UPT Dikbud Dinas Terara, Ia berharap kedepan banyak sekolah- sekolah di kecamatan Terara yang mengukir prestasi baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional. ( PL, Erwin )
















