(Lombok Barat, PorosLombok.com) – Saat masa kampanye Pilkada Lombok Barat bergulir, pasangan calon nomor urut 2, Hj Nurhidayah (Cabup) dan Imam Kafali Azmi (Cawabup), tampil dengan gaya kampanye yang berbeda dari pada umumnya.
Nurhidayah, yang dikenal sebagai pemimpin perempuan, lebih memilih mengukuhkan relawan perempuan yang diberi nama “Srikandi Jalan Baru” di Kecamatan Lingsar dan Narmada. Sementara itu, Imam Kafali, politisi muda yang energik, justru berkeliling kampung menggunakan motor trail.
“Relawan kita selama ini yang dikukuhkan baru laki-laki. Sekarang fokusnya ke relawan perempuan, namanya Srikandi Jalan Baru,” jelas Nurhidayah, Senin (30/9).
Nurhidayah mengaku, sebagai pemimpin perempuan, ia mendapat tuntutan untuk dapat mewakili suara kaum hawa. Kehadiran Srikandi Jalan Baru dianggap sebagai wujud keseriusan perempuan dalam membangun Lombok Barat.
Di sisi lain, Cawabup Imam Kafali memilih gaya kampanye yang lebih kekinian. Ia kerap terlihat berkeliling menggunakan motor trail, dengan tujuan agar lebih cepat dan lincah menyapa masyarakat.
“Supaya lebih cepat dan taktis saja,” ujar Imam.
Tak hanya itu, Imam juga mengaku lebih mudah berinteraksi dengan masyarakat, terutama kaum muda, saat turun dari motor trail untuk bersalaman dan berbincang.
“Lebih ringkas dan enak. Ketemu anak-anak muda mereka juga jadi tidak sungkan menyapa,” imbuhnya.
Pasangan Nurhidayah-Imam Kafali memang dikenal dekat dengan kalangan milenial melalui komunitas Cinta Biru. Gaya kampanye mereka yang unik dan nyeleneh pun dinilai mampu menarik perhatian pemilih muda.(*)















