Lotim, PorosLombok.com – H. Nasruddin, seorang tokoh publik, kembali menghebohkan jagat maya setelah mengunggah pernyataan yang kontroversial di akun media sosialnya.
Dalam unggahan yang viral pada Rabu (30/10), ia mengutip hadis tentang tiga tanda orang munafik: berbohong saat berbicara, ingkar saat berjanji, dan mengkhianati saat dipercaya.
Tak heran, pernyataan ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen. “Rasulullah SAW bersabda: Tanda orang munafik tiga; apabila berkata ia berbohong, apabila berjanji mengingkari, dan bila dipercaya mengkhianati,” tulis H. Nasruddin, lengkap dengan tagar #SOLAH, #JANJINYA, #MUNAFIK, dan #FAKTANYA.
Dalam pandangannya, orang munafik dianggap lebih berbahaya daripada orang kafir karena secara diam-diam mereka memusuhi Islam meski mengaku sebagai Muslim. Pernyataan ini muncul di tengah kabar bahwa H. Nasruddin sempat diisukan akan maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lombok Timur untuk mendampingi H. Suryadi Jaya Purnama (SJP).
Namun, rencana itu tampaknya gagal tanpa penjelasan jelas, sementara SJP kini memilih TGH. Fatihin sebagai pasangan calon. Tak pelak, pernyataan H. Nasruddin ini memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat, terutama terkait dampaknya dalam lanskap politik dan kepercayaan publik.
Hingga saat ini, H. Nasruddin belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik yang berkembang. Di kolom komentar, netizen dengan akun Lalu Rolly Candra menyarankan, “Sabar Pak Haji, sehat selalu. Sayang kalau kita bicara solah soleh tapi belum bisa mencerminkan perbuatan.”
Sementara itu, akun Ardian Sartika menambahkan, “Suatu saat si munafik pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan perbuatannya.” Kontroversi ini sepertinya belum akan mereda, dan publik terus menantikan reaksi dari H. Nasruddin terkait pernyataan dan situasi politik yang sedang bergulir.
(Arul/PorosLombok)
Ikuti Kami
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi














