Debat Calon Bupati Lotim : ‘Raja Sawer’ Tumpulkan Jawaban Haji Iron dalam Adu Gagasan Terkait Pasar!

Lombok Timur, PorosLombok.com – Debat calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur untuk Pilkada 2024 berlangsung meriah di Halaman Kantor Bupati pada Rabu malam, 30 Oktober 2024. Dalam kesempatan tersebut,  pasangan calon Nomor urut 2 dan 3 saling beradu argumen mengenai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pasangan calon Tanwir-Daeng (Tanda) nomor urut 3 mengajukan pertanyaan kritis kepada pasangan calon H. Hairul Warisin – Edwin Hadiwijaya (Iron – Edwin) nomor urut 2. Tanwir menyoroti pernyataan Paslon Iron-Edwin yang menjadikan pasar sebagai salah satu sumber utama peningkatan PAD. Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 90% pedagang di pasar adalah pedagang kecil yang saat ini terjerat dalam jeratan rentenir.

“Strategi apa yang akan digunakan Paslon Iron-Edwin agar tidak membuat pedagang pasar semakin terpuruk?” tanya Tanwir dengan tegas.

Menanggapi hal tersebut, H. Iron mengungkapkan fokusnya untuk memberikan bantuan permodalan gratis kepada pedagang kecil, termasuk asongan dan bakulan. Ia menegaskan bahwa retribusi hanya akan dikenakan pada pedagang yang memiliki modal lebih besar, dan bukan pada pedagang kecil yang modalnya terbatas.

“Retribusi akan dikenakan kepada pedagang yang memiliki modal lebih besar, tidak kepada pedagang kecil yang modalnya hanya Rp 1 juta – Rp 1,5 juta,” tegas H. Iron, menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan usaha pedagang kecil.

Namun, Tanwir tak tinggal diam. Ia berpendapat bahwa pasar seharusnya tidak dijadikan objek peningkatan PAD. Ia mengusulkan agar fokus dialihkan untuk membuka iklim investasi dan memberikan kemudahan bagi investor untuk masuk ke Lombok Timur.

“Sumber-sumber PAD seharusnya berasal dari luar pajak dan retribusi rakyat,” ujar Tanwir, menekankan bahwa kepala daerah seharusnya mencari sumber PAD alternatif tanpa membebani masyarakat.

Tanwir memberikan contoh konkret, dengan menegaskan bahwa daripada membebani pedagang kecil, lebih baik memanfaatkan potensi tambang yang selama ini belum tergali. Ia menegaskan bahwa peningkatan PAD harus dilakukan dengan cara yang tidak memberatkan rakyat.

Debat ini jelas menunjukkan perbedaan pandangan antara kedua pasangan calon mengenai strategi peningkatan PAD di Lombok Timur. Di satu sisi, Paslon Iron-Edwin ingin memberdayakan pedagang kecil melalui bantuan permodalan. Di sisi lain, Tanwir-Daeng lebih menekankan pada pentingnya iklim investasi dan penggalian potensi sumber PAD yang lebih beragam.

Sebagai informasi Debat Perdana Pilkada Lotim 2024 di ikuti Oleh 5 pasangan calon Yakni  Nomor urut 1  H.Rumaksi- H. Achmad Sukisman Azmy (Ramah) 2. H.Haerul Warisin- H.Edwin Hadiwijaya.(Iron-Edwin) 3 . H.Tanwirul Anhar-H-Daeng Faelori (Tanda), 4 H.M Syamsul Luthfi – H. Daeng Abdul Wahid (Lutfhi-Wahid) dan Nomor Urut 5 Suryadi Jaya Purnama – TGH. Haerul Fatihin (SJP-TGF)

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU