Lombok Timur, PorosLombok.com– Calon Wakil Bupati Lombok Timur nomor urut 3, H. Daeng Paelori (HDP) menegaskan pentingnya dukungan nyata bagi petani dalam Dalam sebuah acara di Kelayu Selatan pada Sabtu malam (09/11), ia mengungkapkan keprihatinan tentang akses pupuk yang memadai bagi para petani.
Daeng Paelori, yang maju bersama H. Tanwirul Anhar dalam paket TANDA, menekankan bahwa keberadaan pupuk harus terjamin saat petani membutuhkannya. Ia menyoroti masalah langkanya pupuk pada musim tanam, yang dapat berdampak negatif terhadap produktivitas pertanian.
“Kami tidak berjanji menurunkan harga pupuk karena bupati tidak bisa menurunkan harga,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa pengaturan harga pupuk bersubsidi merupakan kewenangan pemerintah pusat. “Jangankan bupati, gubernur pun tidak bisa menurunkan harga pupuk,” tambahnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh petani di wilayahnya. Menurut Daeng, ketersediaan pupuk yang cukup dan terjangkau sangat penting bagi keberlangsungan usaha tani dan kesejahteraan petani.
Ia juga menyatakan perlunya solusi konkret untuk mendukung sektor pertanian. Pemerintah daerah, menurutnya, harus lebih proaktif dalam mencari jalan keluar bagi masalah yang dihadapi petani.
Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 02/Permentan/OT.140/1/2020, yang mengatur penyaluran pupuk bersubsidi dan harga eceran tertinggi (HET). Peraturan ini menunjukkan bahwa pengaturan harga pupuk menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
Dengan pendekatan yang tepat, Daeng Paelori berharap para petani di Lombok Timur dapat memperoleh akses yang lebih baik terhadap pupuk, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian mereka secara signifikan.
(Arul/PorosLombok)















