Lombok Timur, PorosLombok.com – Calon Wakil Bupati Lombok Timur, H. Daeng Paelori, yang berpasangan dengan H. Tanwirul Anhar (TANDA), mengeluarkan pernyataan tajam dalam closing statement Debat Kandidat Pilkada Lombok Timur 2024. Debat tersebut digelar di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur pada Selasa malam (19/11).
H. Daeng menilai bahwa dua kali debat belum cukup untuk menggali ide dan gagasan yang ada. Ia menyoroti berbagai isu penting, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pertanian, termasuk masalah pupuk yang kian mengemuka.
Lebih lanjut, H. Daeng menegaskan bahwa pembicaraan tentang pupuk tidak perlu mengaitkan dengan presiden, karena presiden seharusnya milik semua, bukan hanya milik partai tertentu.
“Presiden saat ini sudah menambah kuota pupuk. Menteri Pertanian sudah mengancam, jika ada pengecer nakal, izinnya akan dicabut. Ini yang harus diawasi oleh paket TANDA agar pemanfaatan pupuk dapat mensejahterakan petani dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Namun, H. Daeng juga menyoroti masalah serius yang dihadapi masyarakat, di mana masih ada anak-anak yang berjualan pada malam hari, padahal seharusnya mereka berada di sekolah.
“Saya sering lewat di perempatan Pancor malam-malam, dan masih melihat anak-anak kita yang seharusnya belajar malah berjualan. Coba bayangkan situasi ini,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, H. Daeng mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam masa lalu dan menatap masa depan dengan penuh harapan.
“Masa lalu adalah masa lalu, marilah kita bergerak maju,” tutupnya.
(Arul/PorosLombok)














