Nasional, PorosLombok.com — Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri selama dua jam. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Budi Arie mengonfirmasi durasi pemeriksaannya, mengatakan, “Dua jam, dua jam.”
Melansir Detik.com, Budi Arie mengungkapkan komitmennya untuk membantu pihak kepolisian dalam memberantas praktik judi online, terutama yang terkait dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.
“Pemberantasan judi online adalah tugas bersama kita sebagai anak bangsa. Ini memerlukan konsistensi dan keteguhan hati untuk melindungi masyarakat,” tambahnya.
Meskipun ditanya mengenai jumlah pertanyaan yang diajukan oleh penyidik, Budi Arie memilih untuk tidak menjawab dan hanya menyatakan, “Mau tahu saja.”
Pemeriksaan ini dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri, dan Wakil Kepala Kortas Tipidkor, Brigjen Arief Adiharsa, mengonfirmasi bahwa Budi Arie tengah diperiksa.
Namun, Arief belum memberikan rincian mengenai substansi pemeriksaan dan menyarankan untuk menghubungi Polda Metro Jaya untuk informasi lebih lanjut.
Polda Metro Jaya sedang menyelidiki kasus judi online yang melibatkan beberapa oknum dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Budi Arie menyatakan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam menangkap mantan bawahannya yang terlibat dalam kasus tersebut. “Ini adalah langkah yang baik, dan kami mengapresiasi tindakan aparat penegak hukum,” pungkasnya.
Budi Arie menjabat sebagai Menkominfo dalam Kabinet Indonesia Maju sejak 17 Juli 2023.***


















