Gedung Baru RS Muhammadiyah Jadi Bukti Lombok Timur Ramah Investasi

Investasi RS Muhammadiyah senilai Rp50 miliar jadi bukti Lombok Timur ramah investasi. Pemkab jamin keamanan modal, pangkas birokrasi, dan bidik sektor maritim hingga wisata.

PorosLombok.com – Staf Khusus Bidang Investasi dan Hubungan Internasional Kabupaten Lombok Timur Ustadz Zamroni menegaskan peresmian RS Muhammadiyah menjadi bukti nyata bahwa iklim bisnis daerah sangat kondusif.

Suntikan dana segar senilai puluhan miIiar rupiah tersebut mengirimkan sinyal positif bagi para pelaku usaha nasional maupun global. Pemerintah daerah memastikan jaminan keamanan penuh bagi setiap modal yang masuk ke wilayahnya.

“Nilai investasi pembangunan gedung faskes ini mencapai sekitar lima puluh miIiar rupiah,” ujar  Ustadz Zamroni, Senin (18/5/2026).

Zamroni menerangkan bahwa realisasi proyek besar tersebut menjadi momentum krusial untuk mendongkrak kepercayaan publik. Keberhasilan ini sekaligus menepis keraguan para pemilik modal mengenai stabilitas wilayah di timur pulau.

Langkah taktis kini diarahkan untuk merangkul para donatur, lembaga filantropi, serta pelaku industri skala besar. Pemerintah daerah membuka pintu lebar-lebar bagi program kemitraan yang berdampak jangka panjang bagi warga.

“Lombok Timur sangat terbuka bagi investasi produktif yang berkelanjutan,” katanya.

Pihak staf khusus menjelaskan bahwa wilayahnya menyimpan potensi kekayaan alam yang melimpah pada sektor maritim dan agraris. Sektor pariwisata serta industri kreatif juga disiapkan menjadi pilar baru penyokong ekonomi.

Manajemen birokrasi terus berbenah demi menghadirkan sistem perizinan usaha yang ringkas tanpa hambatan administratif. Pendekatan kolaboratif antarlembaga dipasang sebagai instrumen utama pemberantas pungutan liar.

“Kami menjamin kepastian komunikasi dan kemitraan yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Zamroni menambahkan bahwa kenyamanan para pemodal menjadi prioritas genting yang wajib dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. Sinergi yang kuat diyakini mampu mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di pelosok.

Keberhasilan peresmian faskes swasta ini diposisikan sebagai percontohan nyata atau role model bagi investor lain. Sektor kesehatan dan pendidikan formal dinilai masih memiliki ruang ekspansi yang sangat luas.

Pemerintah meyakini kehadiran korporasi baru akan memicu multiplier effect terhadap perputaran uang di pasar tradisional. Serapan tenaga kerja lokal dipastikan meningkat seiring menjamurnya pusat pertumbuhan bisnis baru.

“Ketika investasi hadir, lapangan pekerjaan baru otomatis terbuka luas,” jelasnya.

Staf khusus mengajak jajaran direksi yayasan nasional dan internasional untuk melihat langsung potensi riil di lapangan. Pemprov siap memfasilitasi kebutuhan lahan dan jaminan hukum yang berkekuatan tetap.

“Muhammadiyah telah memberi teladan nyata dalam membangun masa depan daerah ini,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU