Lombok Timur, PorosLombok.com – Balap sampan tak sekadar adu kecepatan di atas air. Bagi masyarakat Dusun Jor Badui, Desa Jerowaru, ajang ini adalah kebanggaan, identitas, sekaligus peluang ekonomi. Itulah yang tergambar dalam event Balap Sampan “Patuh Karya Cup” Season 2, yang resmi dibuka menjelang bulan Ramadan. Rabu (19/02).
Gelaran ini berlangsung meriah sejak pukul 09.00 WITA, dihadiri unsur pimpinan kecamatan dan perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur. Antusiasme warga terlihat dari ramainya tepian perairan, tempat mereka berkumpul menyaksikan setiap perahu beradu cepat.
Ketua panitia, Yunan, menegaskan bahwa event ini bukan sekadar hiburan semata.Namun Festival Balap Sampan Patuh Karya Cup Season 2 ini adalah hasil gotong royong masyarakat Jor.
“Semua elemen terlibat aktif dalam persiapan,” katanya.
Lebih dari itu, Yunan melihat balap sampan sebagai aset wisata yang bisa menjadi magnet baru di Lombok Timur bagian selatan.
“Event ini bernilai tourisme dan berdampak ekonomis bagi masyarakat. Kami berharap pemerintah daerah bisa melihat ini sebagai inovasi penciptaan destinasi wisata baru,” ujarnya.
Tak hanya panitia, masyarakat juga merasakan dampaknya. Jamaludin, salah satu warga Jor, mengungkapkan bahwa balap sampan membawa rezeki bagi banyak orang.
“Acara ini Bagus, Teman-teman dapat Jualan di acara balap sampan ini, Semoga bisa terus Berlanjut jadi event masyarakat,” Harapnya.
Yunan pun menutup dengan ajakan untuk terus menjaga tradisi ini. “Balap sampan adalah identitas masyarakat pesisir, harus kita jaga dan hidupkan terus,” tegasnya.
Balap sampan bukan sekadar tradisi, tapi juga harapan. Jika dikelola dengan baik, siapa tahu, suatu saat bisa jadi ikon wisata baru di Lombok Timur.
Redaksi | PorosLombok


















