Sadis! Petani di Lombok Timur Ditusuk dari Belakang, Pelaku Kabur

Lombok Timur, PorosLombok.com – Aksi penganiayaan brutal terjadi di Dusun Gerung Timur, Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur. Seorang petani bernama Suepuddin Suryano (36) ditusuk dari belakang hingga mengalami luka serius.

Pelaku diketahui bernama Muhammad Roji Hidayat (29). Dia menusuk korban dengan pisau hingga mengenai leher bagian belakang. Insiden itu terjadi pada Selasa (18/3) sekitar pukul 20.00 Wita.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Oesman, mengatakan kejadian bermula ketika anak korban, Muhammad Algiza Maulani (10), mengadu bahwa uangnya Rp2.000 diambil oleh Opang, adik pelaku.

Korban kemudian mencari Opang dan menemukannya di depan Masjid Jami’ Nurul Ihsan. Saat ditanya, Opang membantah telah mengambil uang tersebut. Karena tidak ada titik terang, korban memilih pulang dan duduk di sebuah berugak di pinggir jalan.

Tak lama berselang, pelaku datang bersama Opang dan ibunya. Sang ibu langsung menuduh korban telah menampar Opang, tetapi korban membantah.

Saat korban masih berbicara dengan ibu pelaku, dari belakang pelaku tiba-tiba langsung menusukkan pisau ke leher korban.

“Korban yang kaget dan kesakitan langsung menoleh ke belakang dan melihat pelaku mengayunkan pisau lagi. Korban menangkis dengan tangannya, lalu berlari masuk ke halaman rumah H. Rosidi untuk menyelamatkan diri,” ujar AKP Nikolas Oesman. Kamis (19/03)

Korban sempat mencari benda untuk membela diri dan menemukan sebatang kayu. Namun, saat kembali ke lokasi, pelaku sudah menghilang.

Saksi, Ihwanul Hakim (32), yang mendengar keributan langsung keluar rumah dan menemukan korban bersimbah darah.

“Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kerongkong untuk mendapatkan perawatan. Luka tusuk di leher belakangnya cukup dalam dan harus dijahit sebanyak lima jahitan,” katanya.

Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan aparat desa untuk mengamankan pelaku. Sayangnya, saat didatangi di rumahnya, pelaku tidak ditemukan.

“Kami sudah mendatangi rumah pelaku, tetapi dia tidak ada. Orang tuanya juga mengaku tidak tahu keberadaannya,” ujar AKP Nikolas Oesman.

Saat ini, polisi masih memburu pelaku dan mengimbau keluarga korban untuk tidak melakukan aksi balas dendam.

“Kami meminta keluarga korban menyerahkan kasus ini kepada kepolisian. Kami akan bekerja maksimal untuk menangkap pelaku,” tegasnya.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (*/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU