DPR Desak RPP Penataan Daerah Rampung, Lombok Selatan Gigit Jari

Nasional, PorosLombok.com – Komisi II DPR RI mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera merampungkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Penataan Daerah dan RPP Desain Besar Penataan Daerah.

Desakan itu mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II DPR dan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen OTDA) Kemendagri, Rapat tersebut dipimpin Ketua Rapat Zulkifli Arse Sadikin, S.IP., M.Si.Kamis (24/04) lalu.

Komisi II meminta pemerintah pusat menyelesaikan secepatnya penyusunan RPP tersebut untuk menjawab kebutuhan nasional. Selain itu, penataan daerah juga diminta dilakukan dengan lebih ketat, jelas, dan objektif, termasuk soal pembukaan moratorium pemekaran wilayah.

Daftar Calon DOB baru

Dalam rapat, Dirjen OTDA membeberkan daftar daerah yang dinilai akan di mekarkan Di antaranya Kabupaten Sukabumi Utara, Garut Selatan, Adonara, Pantai Barat Mandailing, Renah Indojati, Kikim Area, Bogor Barat, hingga Gorontalo Barat.

Daftar ini juga memuat calon daerah baru seperti Kota Maumere, Kota Langowan, Kota Lembah Baliem, Kota Manokwari, serta Provinsi Kepulauan Nias dan Provinsi Pulau Sumbawa.

Total ada 32 calon daerah otonom baru yang dinilai memenuhi syarat setelah melalui evaluasi dan kajian mendalam.

Namun, dari daftar panjang itu, tak tercantum nama Lombok Selatan, usulan pemekaran dari Kabupaten Lombok Timur. Artinya, Lombok Selatan harus kembali bersabar karena belum dianggap layak untuk dimekarkan menurut hasil kajian Ditjen OTDA Kemendagri.

(arul/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

1 KOMENTAR

  1. Terlepas dari isi berita, saya ingin memberikan apresiasi kepada bang Arul sebagai pewarta, selalu nikmat membaca ulasan-ulasan berita dari bang Arul di Poroslombok.com.
    Gaya penulisan yang tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membangun narasi yang menghidupkan peristiwa dengan kedalaman perspektif yang jarang ditemukan dalam berita harian lain.
    Setiap tulisannya memancarkan ketelitian dalam merangkai struktur berita—dari lead yang menggugah rasa ingin tahu, isi yang runtut dan faktual, hingga punchline yang ditutup dengan kekuatan makna, terkadang juga menyisakan tanya yang mendalam, MANTAP.

TERBARU