Menpora Dito: PON 2028 Tetap di NTB, Pemerintah Dukung Fasilitas dan Infrastruktur

(PorosLombok.com) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memastikan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan tetap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Hal itu disampaikan Dito saat menghadiri acara penutupan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di eks Bandara Selaparang, Mataram, Jumat (1/8) malam.

“NTB membuat kami betah dan membuat kami rindu. Insya Allah PON 2028 tetap di NTB. Kami akan mendukung fasilitas dan lainnya. NTB makmur mendunia terbukti di FORNAS kali ini,” tegas Menpora Dito.

Ia menilai FORNAS kali ini sukses menjadi gambaran nyata dari semangat olahraga masyarakat yang mencerminkan persatuan bangsa.

“FORNAS adalah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Kompetitif tapi riang gembira. Perbedaan usia larut dalam satu tujuan,” ujarnya.

Menpora juga menyampaikan data partisipasi yang dinilainya luar biasa. Ia menyebut ada 19.000 pegiat dari 72 Induk Organisasi Olahraga (INORGA), termasuk ribuan peserta lanjut usia.

“Ini menunjukkan bahwa olahraga tidak mengenal batas usia,” cetusnya.

Di akhir acara, Menpora turut mengumumkan bahwa Provinsi Jawa Barat berhasil menjadi juara umum FORNAS VIII. Ia juga menyebut Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah FORNAS IX mendatang.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, menyambut langsung kedatangan Wapres dan Menpora di lokasi penutupan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan kesiapan NTB sebagai tuan rumah PON mendatang.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Presiden. NTB siap menerima amanah PON 2028,” kata Gubernur Iqbal disambut riuh tepuk tangan.

Gubernur Iqbal juga menyampaikan penghargaan atas kerja keras semua pihak yang terlibat, dari panitia hingga relawan.

“Ini kebanggaan dari NTB untuk Indonesia. Memang kita belum sempurna, fasilitas belum maksimal, tapi FORNAS kali ini adalah pembelajaran. Mohon maaf jika ada kekurangan, dan semoga semua kontingen selamat sampai daerah masing-masing,” ujarnya.

Adapun Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya mengapresiasi tema “Kalah Menang Semua Senang” yang menurutnya sangat sesuai dengan semangat kebangsaan.

“Ini yang tidak kalah menarik, ada cabang olahraga yang pesertanya adalah Bapak Ibu yang lanjut usia. Yang paling senior umurnya 79 tahun. Ini patut dicontoh bahwa olahraga itu tidak mengenal batas usia,” ungkap Wapres Gibran.

Gibran juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan dari penyelenggaraan FORNAS VIII di NTB.

“FORNAS ini selain membawa kegembiraan juga memberikan dampak perputaran ekonomi yang besar, diperkirakan mencapai Rp150 miliar. Mulai dari perhotelan, travel, warung makan, semua kebagian,” ujarnya.

Wapres berharap FORNAS tidak hanya jadi ajang olahraga, tetapi juga sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

(*/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU