(PorosLombok.com) – Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi ditutup, Jumat malam (1/8).
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka hadir langsung menutup ajang ini di Eks Bandara Selaparang, Mataram.
Dalam pidatonya, Gibran menyoroti partisipasi besar dari peserta lanjut usia yang menurutnya menjadi sisi paling menarik dari seluruh rangkaian FORNAS VIII.
“Ada cabang olahraga yang pesertanya adalah Bapak Ibu yang lanjut usia. Saya dapat laporan ada 1.000 orang berusia 56 sampai 65 tahun, dan ada 394 orang berusia di atas 65 tahun,” ujar Wapres Gibran.
Bahkan, kata Gibran, peserta tertua berusia 79 tahun.
“Tepuk tangan untuk Bapak Ibu kakek nenek kita semua. Tetap semangat walaupun sudah berusia lanjut. Ini patut dicontoh bahwa olahraga itu tidak mengenal batas usia,” katanya, disambut riuh tepuk tangan.
Menpora Dito Ariotedjo juga memberikan apresiasi terhadap semangat para peserta.
“FORNAS adalah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Kompetitif tapi riang gembira. Perbedaan usia larut dalam satu tujuan,” ucap Dito.
Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal menyebut pelaksanaan FORNAS VIII sebagai yang terbaik sepanjang sejarah. Ia memuji kerja keras seluruh pemangku kepentingan.
“Para peserta, baik muda maupun tua, menghayati semangat ‘Kalah Menang Semua Senang’. Mereka hadir bukan hanya untuk medali, tapi merayakan kebersamaan, kesehatan, dan vitalitas,” ucap Iqbal.
Ia menyebut kisah-kisah inspiratif dari para peserta sebagai warisan paling berharga dari FORNAS VIII untuk bangsa.
(*/PorosLombok)

















