PUPR NTB Buktikan Kepedulian, Jalan Rusak Kediri Langsung Ditangani

(PorosLombok.com) – Aksi warga Dusun Bangket Dalem, Desa Kediri Selatan, Kecamatan Kediri, menanam pohon pisang di jalan rusak mendapat perhatian serius.

Simbol protes itu dilakukan karena genangan air saat hujan membuat permukaan jalan cepat rusak, merembes ke rumah penduduk, dan membahayakan pengendara.

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Wilayah Pulau Lombok, Kusnadi, menyebut kerusakan terjadi akibat saluran air tersumbat sedimen, sampah, dan pelat beton yang menutup aliran.

“Kondisi itu membuat air meluber ke badan jalan sehingga aspal cepat hancur dan lubang bermunculan,” jelasnya, Selasa (23/9).

Ia menegaskan tim langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat. Pemerintah desa, perangkat dusun, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas ikut mendampingi penanganan di lapangan.

“Kami bersama-sama memindahkan pohon pisang yang ditanam warga sebagai tanda protes. Kehadiran ini membuktikan aspirasi masyarakat benar-benar kami perhatikan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah awal difokuskan pada normalisasi saluran air dengan mengangkat sedimen, membersihkan sampah, serta membongkar pelat beton yang menutup aliran.

“Tujuannya memastikan air mengalir lancar agar genangan tidak kembali terjadi di musim hujan,” terang Kusnadi.

Selain normalisasi, jalan berlubang juga diperbaiki dengan metode patching menggunakan Cold Paving Hot Mix Asphalt (CPHMA). Material ini dikenal fleksibel karena bisa dihampar langsung di lapangan tanpa dipanaskan ulang.

“CPHMA sangat efektif digunakan untuk penanganan cepat meski kondisi cuaca lembab,” tambahnya.

Pada ruas Kediri–Kuripan, penghamparan CPHMA dilakukan menyeluruh, termasuk di titik genangan yang sebelumnya ditanami pisang.

“Setelah diperbaiki, kondisi jalan kembali rata, aman, dan nyaman dilalui kendaraan,” tegasnya.

Kusnadi menekankan kombinasi normalisasi saluran air dan patching berbahan CPHMA menjadi bukti nyata kepedulian PUPR NTB.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas jalan provinsi sekaligus memastikan keselamatan masyarakat pengguna jalan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa, aparat, serta warga yang ikut membantu proses perbaikan.

“Kerja sama semua pihak membuat kegiatan ini berjalan lancar dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” pungkas Kusnadi.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU