Bupati Lombok Timur Pacu Kolaborasi Swasta Bangun Sekolah

Di tengah keterbatasan APBD, Bupati Lombok Timur mengoptimalkan kerjasama dengan pihak swasta untuk merevitalisasi gedung sekolah

(PorosLombok.com) – Menghadapi tantangan defisit anggaran, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memilih jalan taktis untuk membenahi fasilitas pendidikan.

Alih-alih hanya bergantung pada kucuran dana pemerintah pusat, skema kemitraan strategis dengan sektor privat kini menjadi tumpuan utama.

​Langkah ini ditegaskan Bupati H. Haerul Warisin saat meresmikan pemugaran massal gedung PAUD, SD, hingga SMP di SD 1 Lenek Duren, Kamis (29/1/2026).

Proyek hasil kolaborasi dengan yayasan Happy Hearts ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi non-pemerintah mampu mempercepat pemerataan infrastruktur sekolah.

​”Realitasnya, kemampuan fiskal daerah maupun pusat sangat terbatas. Tanpa peran aktif pihak ketiga, pembangunan sarana belajar akan berjalan di tempat. Kolaborasi adalah kunci,” ujar pria yang akrab disapa H.Iron itu.

​Bagi Haerul, urusan pendidikan bukan sekadar urusan administratif, melainkan investasi jangka panjang. Ia menekankan bahwa pembangunan fisik harus berbanding lurus dengan pembentukan karakter.

Menurutnya, infrastruktur megah sekalipun tak akan bermakna tanpa diimbangi fondasi moral dan keilmuan yang kokoh pada siswa.

​Selain meresmikan proyek revitalisasi, orang nomor satu di Lombok Timur ini membocorkan rencana ekspansi Sekolah Rakyat (SR).

Setelah wilayah Lenek Duren, Jerowaru dipastikan menjadi lokasi berikutnya untuk pemerataan akses belajar. Selain itu, wacana pendirian Sekolah Unggul Garuda kini tengah digodok secara serius oleh pemda.

​”Kita bisa saja membangun jalan yang mulus, tapi tanpa akhlak dan ilmu yang mumpuni pada anak-anak kita, semua itu akan sia-sia,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU