PorosLombok.com – Bupati Lombok Timur membuka secara resmi peluncuran car free Nite- day di Kecamatan Pringgabaya yang dihadiri oleh ribuan orang guna mendongkrak sektor ekonomi kreatif, Sabtu Malam (6/6/2026).
Langkah taktis ini sengaja diseain oleh Dinas Pariwisata untuk mengoptimalkan perputaran uang di tingkat bawah. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi di sepanjang jalur protokol sepanjang 500 meter tersebut.
“Kegiatan ini diinisiasi untuk menyikapi bantuan tunai langsung yang digelontorkan oleh Pemda Lombok Timur,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur Widayat, yang biasa sapa Mas Wid.
Widayat menjelaskan bahwa dalam agenda perdana tersebut, tercatat hampir 5.000 warga berkumpul memadati area dari perempatan hingga Pasar Pringgabaya. Sektor perdagangan rakyat langsung bergeliat hebat.
Lebih dari 200 unit UMKM lokal terlibat aktif menjajakan berbagai produk unggulan mereka di sepanjang lokasi acara. Panggung hiburan malam juga dimeriahkan oleh penampilan penyanyi Risa yang membawakan lagu hits.
“Tampil juga talenta-talenta dari SMKN Pringgabaya untuk menyemarakkan suasana,” katanya.
Ia membeberkan bahwa kolaborasi bersama pemuda setempat menjadi kunci suksesnya acara malam tersebut. Keesokan paginya, panitia langsung melanjutkan rangkaian acara dengan menggelar agenda senam bersama.
Pada pagi dilanjutkan dengan kegiatan car free day yg diisi dengan aktivitas olahraga pagi itu sukses menyedot perhatian sekitar 200 ibu-ibu yang kompak memadati jalanan. Menariknya, perputaran ekonomi terus berlanjut dengan kehadiran deretan pedagang yang berbeda.
“UMKM yang terlibat pun adalah pelaku usaha baru yang tidak jualan di malam hari,” ujarnya.
ia menambahkan bahwa para pedagang kuliner dan kerajinan subuh tersebut meraup keuntungan maksimal. Seluruh barang dagangan yang dijajakan di lapak mereka dilaporkan habis terjual tanpa sisa.
Fenomena positif ini menjadi indikator kuat bahwa program hiburan rakyat tersebut memberikan dampak instan bagi pendapatan masyarakat. Pemerintah daerah berencana mereplikasi konsep ini di wilayah lain.
“Kegiatan ini cukup berdampak dan dapat diduplikasi di kecamatan-kecamatan lain,” jelasnya.
Pihak dinas pariwisata optimis replikasi program mampu menumbuhkan pusat ekonomi baru di tingkat desa. Langkah ini sekaligus membuka peluang usaha yang luas bagi generasi z dan generasi alpha.
“Car free nite-day akan dilangsungkan setiap dua minggu dengan menghadirkan kreativitas muda masyarakat setempat,” pungkasnya.















