PorosLombok.com — Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana resmi melepas keberangkatan ratusan warga dalam program “Mudik Gratis Bersama HARUM” 2026. Agenda tahunan ini menonjolkan peningkatan signifikan pada sisi kuantitas armada dan aspek keamanan.
Pemerintah Kota Mataram menambah jumlah bus menjadi enam unit untuk mengangkut total 250 penumpang menuju kampung halaman masing-masing. Langkah taktis ini bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas bagi pengguna sepeda motor selama masa lebaran.
“Tahun ini kami menambah armada dari sebelumnya 4 unit menjadi 6 unit bus dengan dukungan penuh Bank NTB Syariah,” ujar Kepala Dishub Kota Mataram Zulkarwin pada Senin (16/3/2026).
Zulkarwin menjelaskan bahwa seluruh biaya operasional program ini sepenuhnya menggunakan dana APBD untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Pihaknya memastikan setiap kursi yang tersedia terisi oleh warga yang benar-benar membutuhkan fasilitas transportasi aman.
Petugas teknis telah melakukan pemeriksaan kelayakan jalan atau ramp check secara menyeluruh terhadap semua kendaraan sebelum berangkat. Standar operasional prosedur ini berlaku ketat guna menghindari kendala mesin maupun rem saat melintasi jalur mudik.
“Kami memastikan para awak bus juga dalam kondisi prima untuk menjamin keamanan di perjalanan,” jelasnya.
Pemkot Mataram menyediakan paket konsumsi lengkap mulai dari menu berbuka puasa hingga makan malam bagi seluruh peserta di dalam bus. Fasilitas tersebut diberikan agar masyarakat tetap nyaman menjalankan ibadah di tengah perjalanan panjang menuju lokasi tujuan.
Dinas Perhubungan menggandeng Jasa Raharja untuk memberikan perlindungan asuransi otomatis selama 14 hari penuh bagi para pemudik. Proteksi ini mencakup rentang waktu perjalanan berangkat, masa tinggal di desa, hingga arus balik menuju Kota Mataram kelak.
“Perlindungan asuransi dari Jasa Raharja memberikan ketenangan lebih bagi warga kita selama di jalan,” ungkap Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana.
Mohan memberikan apresiasi tinggi atas kinerja tim yang berhasil meningkatkan kapasitas daya tampung penumpang dibanding periode sebelumnya. Ia berharap program ini menjadi solusi jitu bagi perantau yang ingin merayakan kemenangan bersama keluarga dengan balutan kebahagiaan.
Orang nomor satu di Mataram tersebut meminta warganya tetap menjaga nama baik daerah dan memelihara kondusivitas selama berada di luar kota. Pesan kerukunan menjadi poin utama agar semangat persaudaraan tetap terjaga hingga para pemudik kembali ke ibu kota provinsi.
“Saya mengimbau Bapak dan Ibu semua untuk terus menjaga Mataram sebagai kota yang tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.*
















