PorosLombok.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong Kabupaten Lombok Timur menggelar razia besar-besaran di kamar hunian warga binaan guna menjaga keamanan wilayah tetap kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Ahmad menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan menyambut perayaan Hari Raya Nyepi serta Idulfitri 1447 H mendatang. Seluruh area diperiksa secara mendetail oleh petugas gabungan di Lombok Timur.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, sekaligus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum,” ujarnya.Selasa (17/03/2026).
Sebanyak 36 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta perwakilan Kanwil Kemenkumham NTB dikerahkan untuk menyisir setiap sudut sel tahanan. Mereka bergerak cepat melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh tanpa kompromi.
Kepala Lapas Selong, Ahmad menegaskan bahwa razia ini bertujuan utama untuk memastikan lingkungan penjara bersih dari benda-benda berbahaya yang dapat memicu kericuhan. Keamanan harga mati bagi seluruh penghuni dan petugas di wilayah Lombok Timur.
“Pemeriksaan difokuskan pada penggeledahan fisik kamar guna memastikan tidak adanya peredaran barang ilegal yang mampu mengganggu stabilitas internal,” katanya.
Tim gabungan membagi kekuatan menjadi beberapa kelompok kecil untuk mempercepat proses penyisiran di blok hunian yang berisiko tinggi. Petugas memeriksa ventilasi, kolong tempat tidur, hingga lemari pakaian milik narapidana secara teliti.
Ahmad memaparkan bahwa sinergitas lintas instansi menjadi kunci keberhasilan dalam mendeteksi dini potensi gangguan ketertiban selama bulan suci dan hari besar keagamaan. Koordinasi intensif terus ditingkatkan demi hasil yang nyata dan akurat.
“Kami bersyukur dalam penggeledahan ini tidak ditemukan adanya perangkat handphone maupun paket narkotika di dalam lingkungan hunian,” jelasnya.
Situasi selama proses eksekusi lapangan dilaporkan berjalan sangat tertib karena seluruh warga binaan bersikap kooperatif mengikuti instruksi petugas. Tidak ada perlawanan maupun kendala berarti yang menghambat jalannya pemeriksaan rutin di Lombok Timur.
Ahmad menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengagendakan razia serupa, baik secara berkala maupun mendadak, sebagai upaya pencegahan peredaran barang terlarang secara berkelanjutan. Langkah ini dipastikan menjadi prosedur tetap yang sangat penting.
“Razia seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin demi menjamin Lapas Selong tetap dalam kondisi yang aman dan bebas dari barang terlarang,” pungkasnya.*
















